Gawat… dari Awal Tahun, 136 Warga Sukabumi Terinfeksi DBD

FOTO:andri/radarsukabumi ASAP FOGGING: Seorang siswa SD menutup hidung di tengah kepungan asap fogging di Kampung/Desa Tenjoayu Kecamatan Cicurug, Senin (15/2).

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Demam berdarah dengue (DBD) menjadi penyakit paling mendominasi sejak Januari hingga pertengahan Februari ini. Dari data Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak, tercatat telah merawat sebanyak 136 pasien DBD. Rinciannya, Januari sebanyak 98 pasien dan selama Februari sebanyak 38 pasien.

Hingga rabu (17/2), rumah sakit masih merawat 12 pasien DBD.

“Pasien DBD yang masih dirawat itu terdiri dari tujuh dewasa dan lima anak-anak. Dari pasien anak-anak itu, tiga di antaranya sudah nampak bintik merah. Melalui perawatan yang kami lakukan kondisi pasien ini sudah membaik dan mungkin sudah bisa dipulangkan,” ujar Humas RS Sekarwangi, Ramdansyah kepada Radar Sukabumi.

Ramdan mengungkapkan, dari total jumlah pasien, seluruhnya berasal dari kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi. “Pasien DBD yang sudah menjalani perawatan terdiri dari 80 persen dewasa dan 20 persen anak-anak.


Ia mengungkapkan, selama melakukan perawatan hanya ada satu pasien yang meninggal, itupun akibat keterlambatan penanganan.