Komunitas Karasukan Lestarikan Warisan Sunda

LESTARIKAN: Anggota Komunitas Karinding Sukabumi Karasukan unjuk gigi menampilkan musik karinding di Taman Urang Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (14/2) sore pukul 15.00 WIB. foto:widi/radarsukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMI РKomunitas Karinding Sukabumi Karasukan berupaya untuk melestarikan budaya Sunda yang semakin tergerus oleh zaman. Salah satunya dengan mengangkat kembali alat musik ciri khas Sunda, karinding. Selain untuk mengenalkan budaya alat musik yang mengeluarkan getar suara saat dipukul oleh jari ini kepada masyarakat, sekaligus menjadi momen melestarikan budaya asli agar tidak punah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa komunitas karinding di Sukabumi itu bukan hanya ada atau sebagai wacana saja, tetapi kami pun mampu memberikan karya melalui pentas seni ini,” terang salah satu Pendiri Karasukan, Dick Riyadi (32) saat merayakan hari jadinya kesatu tahun di Taman Urang, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Minggu (14/2).

Bertepatan dengan Hari Valentine, para anggota komunitas ini berharap masyarakat yang menonton bisa lebih mencintai budaya Sunda khususnya musik karinding yang semakin punah.

“Bukan mendukung adanya hari kasih sayang juga, kita hanya memanfaatkan di hari kasih valentine ini untuk mencintai budaya sendiri terutama budaya Sunda, kan untuk merayakan Hari Valentine tidak mesti saling tukeran cokelat dengan pacar tetapi mencintai budaya sendiri dan lingkungan pun bisa diekspresikan melalui pentas ini,” terangnya.


Tidak hanya sukses menggelar pentas yang diadakan di Taman Urang, Karinding Karasukan pun juga eksis membuat karya lagu sendiri. Bahkan ia mengaku sudah membuat satu album musik karinding ciptaannya sendiri. “Yah tidak jauh dengan tema lingkungan, sosial dan budaya juga sih,” pungkasnya.

(wdy/d)