Keberagaman Potensi Sumber Daya Tegal Buled Sukabumi

KOMPAK: Camat Tegalbuleud, Sujana, S.IP foto bersama dengan staf pegawai Kecamatan Tegalbuleud. foto:ist

POJOKJABAR.com, Secara geografis Kecamatan Tegalbuleud mempunyai luas 15.554, 430 Ha. Kecamatan ini berdiri sejak tahun 1982 yang telah dipimpin oleh lebih kurang 14 camat. Untuk periode sekarang, Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh Sujana, S.IP.

Kecamatan ini memiliki delapan desa yang memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut pada bagian utaranya berbatasan dengan Kecamatan Jampang Kulon, Cimanggu, dan Kalibunder. Sebelah selatannya berbatasan dengan laut lepas Samudera Hindia, sebelah timurnya dengan Kecamatan Cidolog dan Sungai Cibuni Kabupaten Cianjur dan sebelah baratnya bersebelahan dengan Sungai Cikaso Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi.

Peruntukkan tanah di Kecamatan Tegalbuleud dari luas wilayah 15.554, 43 Ha sampai informasi ini diturunkan terbagi atas beberapa hal di antaranya, sebanyak 166 Ha adalah tanah sawah, 14.042 Ha adalah tanah darat, tanah hutan milik negara lebih kurang 4.613 Ha, perkebunan milik negara 2.014 Ha, perkebunan milik masyarakat 1.200 Ha, dan tanah negara bebas ada 6.215 Ha. Ini diperoleh dari profil Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi dalam angka.

Bila melihat jarak tempuh Kecamatan Tegalbuleud diukur dari ibu kota Kabupaten Sukabumi, yakni Palabuhanratu lebih kurang 145 Km. Sedangkan bila diukur dari ibu kota Provinsi Jawa Barat, Bandung Kecamatan Tegalbuleud terukur lebih kurang 1.214 Km.


Melihat demografi Kecamatan Tegalbuleud, jumlah penduduk Kecamatan Tegalbuleud dari survey terakhir mencapai 37.670 jiwa dengan jumlah laki-laki mencapai 18.815 jiwa dan perempuan 18.855 jiwa. Menghitung dari jumlah kepala keluarga yang mendiami Kecamatan Tegalbuleud mencapai lebih kurang 14.230 kepala keluarga.

Sementara itu, bila melihat dari potensi yang ada di Kecamatan Tegalbuleud cukuplah beragam. Potensi itu bisa dilihat dari potensi tambang dan potensi sumber daya hayati. Potensi tambang yang ada di Kecamatan Tegalbuleud pasir besi.

Berdasarkan informasi dari pihak Kecamatan Tegalbuled, tambang pasir besi berada di sepanjang pantai muara Cikaso sampai dengan pantai muara Cibuni seluas lebih kurang 756, 1 Ha dan dikelola oleh perusahaan swasta, yakni PT Sumber Suryadaya Prima (SSP).

Potensi lainnya adalah perikanan. Perikanan yang mendukung potensi di Kecamatan Tegalbuleud antara lain adanya kepiting dan udang yang berada di muara Pantai Cikaso. Juga memiliki

Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Buniasih yang pembangunannya sangat perlu dibantu. Begitu juga dari sisi teknik penangkapan ikan dan pemasarannya. Kemudian, potensi sumber daya hayati lainnya adalah hutan. Di sini terbagi hutan milik negara yang mempunyai tanaman jati, mahoni, sonokeling, albasiah dan hutan alam. Juga hutan perkebunan miliki rakyat.

Potensi lain, yakni perkebunan di mana di sini terdapat PTP Nusantara VIII Cikaso berupa perkebunan karet, perkebunan kelapa hybrida, dan perkebunan kelapa kampong. Sedangkan potensi lainnya yang terdapat di Kecamatan Tegalbuleud adalah pertanian baik sawah atau tani darat. Untuk tani darat menghasilkan komoditi di antaranya jagung, kacang tanah, padi gogo, dan semangkan.

“Ada juga potensi lainnya, yakni produksi turun temurun, yakni gula aren yang banyak diolah warga di desa antara lain, Bangbayang, Nangela, Sirnamekar, dan Rambay,”sebutnya. (*)