SMAN 3 Sukabumi Ajak Pelajar Peduli Lingkungan

FOTO : PANJI SETIAJI // RADAR SUKABUMI ANTUSIAS: Para peserta pemilihan Duta Lingkungan saat menampilkan fesyennya di depan para dewan juri.

POJOKJABAR.com, SUKABUMI – Guna membangkitkan kepedulian para pelajar terhadap lingkungan dan kesehatan di sekolah, SMAN 3 Kota Sukabumi menggelar pemilihan Duta Lingkungan untuk tingkat SMP dan SMA, di Aula SMAN 3 Kota Sukabumi, kemarin (9/2).

Kegiatan bertajuk ‘Take Action Give Movement to Create a Clean Future’ atau bermakna ambil gerakannya berikan aksinya untuk membuat yang bersih ini merupakan pemilihan kali kedua dan dibuka secara langsung Kepala SMAN 3 Kota Sukabumi, Ceng Mamad.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, istri Wakil Bupati Sukabumi terpilih, Nursriawati, istri Wakil Walikota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi, Dokter Peduli Lingkungan RS Hermina, Deasy Sahbandar, serta tamu undangan lainnya.

Penggiat lingkungan SMAN 3 Kota Sukabumi, Eris Rustandi mengatakan, kegiatan ini sebagai edukasi untuk para pelajar dalam meningkatkan intelektual di berbagai aspek mulai dari kebersihan, karya tulis ilmiah dan pemanfaatan daur ulang sampah.


“Diharapkan para pelajar bisa lebih menerapkan hasil pembelajaran dari kegiatan ini, sehingga manfaatnya bisa dirasa di lingkungan terdekat seperti di rumah dan sekolah,” ujar Eris kepada Radar Sukabumi. Ia menambahkan, pemilihan Duta Lingkungan kali ini diprioritaskan untuk menjadi Duta Sanitasi Jawa Barat pada April nanti mewakili Kota/Kabupaten Sukabumi.

“Pada tahun ini lebih meningkat dari sebelumnya khususnya dalam pengembangan karya tulis dan peserta pun sangat antusias serta lebih kreatif,” tambahnya.

Di samping itu selain dituntut untuk menjaga kebersihan, para peserta pemilihan Duta Lingkungan ini diminta mengampanyekan dan menjalankan program kesehatan di sekolah, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan baik. Dokter Peduli Lingkungan, Deasy Sahbandar mengungkapkan, persoalan kesehatan dan lingkungan sangat berkaitan erat terutama di lingkungan sekolah, terlebih jika lingkungan bersih dan sehat akan menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif serta nyaman.

“Untuk itu kegiatan pemilihan duta lingkungan ini mampu melahirkan inovasi-inovasi baru dalam menjaga kelestarian alam, sehingga melahirkan para pelajar yang cerdas dan sehat,” imbuhnya.

Deasy menerangkan, melestarikan lingkungan tidak hanya menanam pohon atau membuang sampah pada tempat, tetapi bisa pula dilakukan dengan kegiatan ramah lingkungan seperti mengurangi penggunaan kendaraan yang menyebabkan polusi dan menghemat energi alam.

“Kita jaga lingkungan ini dengan sebaik-baiknya supaya bisa mewariskan ke langkah selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Duta Lingkungan, Muhamad Nanda menerangkan, pemilihan Duta Lingkungan ini merupakan para finalis yang telah lolos melalui seleksi seperti mengumpulkan karya tulis ilmiah, membuat karya inovatif dan fesyen.

“Ada sepuluh finalis yang dipertandingan di antaranya berasal dari SMPN 15 Kota Sukabumi, SMP 14 Kota Sukabumi, SMP 3 Kota Sukabumi, SMP 1 Cikembar Kabupaten Sukabumi dan SMP 10 Kota Sukabumi. Untuk tingkat SMAN hanya diikuti sepuluh pelajar SMAN 3 mulai dari kelas X dan XI,” pungkasnya.

(cr6/t)