Awas… Wabah Virus Bakteri Leptospira Renggut 1 Nyawa di Sukabumi

Ilustrasi Grafis :Yuzhar Dwika//Radar Sukabumi

POJOKJABAR.com, SUKABUMIĀ – Warga Kampung Nagraksari RT 1/1 Desa Situhiyang Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi, digegerkan dan diresahkan dengan adanya serangan bakteri leptospira atau serangan bakteri air kencing tikus. Akibatnya, diduga salah satu warga pada Minggu lalu meninggal akibat serangan bakteri tersebut.

Sebelum menghembuskan napasnya terakhirnya, korban yang diketahui bernama Wahyu (62) mengalami gejala mirip terserang bakteri leptospira. Seperti, mengalami demam tinggi yang tidak turun, lemah, kemerahan pada kedua matanya serta nyeri otot pada persendian betis.

“Setelah adanya kejadian ini, kami merasa resah karena takut virus itu menimpa dan merenggut nyawa lebih banyak lagi,” ungkap warga Kampung Nagraksari RT 1/1 Desa Situhiyang, Mumu (54), kepada Radar Sukabumi, kamisĀ (4/2).

Ia menambahkan, hasil rekam medik yang diketahui oleh masyarakat di sini menunjukkan positif terkena bakteri leptospira. Akibatnya, masyarakat merasa waswas bila ingin pergi ke ladang serta ke kebun untuk memeriksa pertanian mereka.


“Dari hasil pemeriksaan, positif terkena serangan bakteri dari air kencing tikus yang berada di pesawahan yang becek,” terangnya.

Bagaimana tidak resah, lanjut Mumu, para petani di sini sudah terbiasa pergi ke sawah maupun ladang pertanian dengan kaki telanjang tanpa memakai alasan apapun. Tiba-tiba ada kejadian ini, sontak membuat syok serta merasa khawatir bila bakteri tersebut juga sudah menyerang masyarakat lainnya.