Antisipasi Tumbang, Pemkot ‘Cukur’ Pohon Tua

PANGKAS: DPSPP memangkas ranting pohon yang sudah tua di Jalan RE Martadinata, kemarin (9/10).

PANGKAS: DPSPP memangkas ranting pohon yang sudah tua di Jalan RE Martadinata, jumat (9/10).

POJOKJABAR.com, CIKOLE – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dalam hal ini Dinas Pengelolaan Sampah Pertamanan dan Pemakaman (DPSPP) ‘mencukur’ atau memangkas pohon tua yang berada di jalan protokol. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat pohon tumbang.

Kepala Seksi Jalur Hijau DPSPP Kota Sukabumi, Deden Solihin mengatakan sedikitnya terdapat 23 titik pohon tua yang diantisipasi rawan tumbang. Titik pepohonan tua itu tersebar di sejumlah ruas jalan protokol.

“Kita rutin memelihara pepohonan yang berada di ruas jalan protokol. Apalagi sekarang memasuki musim hujan, pepohonan tua itu dikhawatirkan rawan tumbang,” ujar Deden kepada Radar Sukabumi.

Deden menjelaskan, pemangkasan itu sekaligus juga untuk membersihakan tumbuhan umut (gulma) yang menempel pada pepohonan. Selain itu, ranting-rating yang menempel pada kabel listrik dipangkas untuk menghindari terjadinya korsleting.

“Kita lebih intensifkan perawatan pepohonan memasuki musim pancaroba kali ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Deden mengatakan, nantinya, pepohonan yang sudah berumur tua akan diremajakan dengan pepohonan yang baru. Dia tak menampik jika di sejumlah ruas jalan protokol masih banyak berdiri pepohonan tua.

“Nanti pepohonan yang dipangkas akan diganti dengan yang baru,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Gagan Rachman Suparman mengharapkan agar upaya-upaya antisipasi memasuki musim pancaroba terus dilakukan instansi berkompeten di lingkungan Pemkot Sukabumi. Satu di antaranya menyangkut antisipasi krisis air bersih.

“Di beberapa titik memang terjadi kesulitan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah harus sigap menyikapi kondisi ini karena merupakan siklus tahunan,” katanya. (bal/d)

Feeds