Astaga, Sakit Berbulan-bulan Rusman Ditemukan Tewas

EVAKUASI: Warga mengevakuasi jenazah Rusman yang ditemukan tewas saat berada di gubuknya, diduga korban tewas akibat sakit yang dideritanya selama berbulan-bulan, Senin (21/9/2015) malam.

EVAKUASI: Warga mengevakuasi jenazah Rusman yang ditemukan tewas saat berada di gubuknya, diduga korban tewas akibat sakit yang dideritanya selama berbulan-bulan, Senin (21/9/2015) malam.

POJOKJABAR.com, WARUDOYONG – Rusman alias Egi (40) warga Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah gubuk miliknya yang tak jauh dari rel kereta api, Jalan Pasundan Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (21/9/2015) sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga, pria paruh baya tersebut meninggal karena sakit yang dideritanya selama berbulan-bulan tanpa mendapatkan pertolongan dari pemerintah sekitar.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sukabumi, korban hidup sebatang kara di gubuk miliknya yang berada di kawasan bantaran rel kereta api. Dalam kesehariannya, Egi berprofesi sebagai pemulung di pinggaran rel kereta api yang tidak jauh dari gubuknya. Bahkan untuk memenuhi kebutuhannya ia sering membantu bersih-bersih di rumah warga.

Menurut tetangganya, Asep, korban mengalami sakit typus akut yang dideritanya selama berbulan-bulan, lantaran tidak memiliki biaya untuk berobat ia sering mengabaikan sakitnya tersebut hingga akhirnya ditemukan tewas mengenaskan oleh warga.

“Keluarga dia punya, tetapi sama keluarganya juga ditelantarkan makanya hidup sendirian,” terang Asep.

Warga yang kasihan melihat kondisi korban pun kadang sering memberi uang untuk biaya berobat.

“Sakitnya sudah lama, katanya sih typus tapi enggak pernah berobat karena enggak ada uang,” ucapnya.

Polisi yang mendapat laporan warga tersebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban ke kamar mayat RSUD Syamsudin untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kapolsek Warudoyong, Kompol Hadi menuturkan saat ini pihaknya masih menunggu kedatangan keluarga korban untuk dimintai keterangan, namun dugaan kuat korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya selama ini.

“Sesuai informasi yang kita dapatkan dari tetangga bahwa korban ini memiliki penyakit typus akut sudah lama dan tidak pernah berobat,” ucapnya saat memberi keterangan kepada wartawan Radar Sukabumi, Senin (21/9/2015) malam. (wdy/d)

Feeds