KPA dan PMII Gencar Tanggulangi HIV/AIDS

POJOKJABAR.com, CIKOLE – Komisi Penanggulangan AIDS Kota Sukabumi menggandeng Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam penanggulangan HIV/AIDS. Pengelola Program KPA Kota Sukabumi, Yanti Rosdiana mengatakan, digandengnya PMII dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Sukabumi, agar PMII dapat membantu KPA dalam mensosialisasikan bahaya HIV. Kata Yanti, PMII memiliki banyak jaringan yang bisa menyebarluaskan bahaya HIV kepada masyarakat.

“Siapapun boleh ikut serta dalam penanggulangan HIV di Kota Sukabumi, karena memang peran masyarakat sangat kami butuhkan untuk sama-sama peduli dalam memerangi bahaya HIV ini,” katanya.

Menurut Yanti, dengan keterlibatan PMII dalam penanggulangan HIV/AIDS ini, diharapkan dapat diikuti oleh organisasi-organisasi pemuda lainnya di Kota Sukabumi. Semakin banyak yang terlibat dalam mensosialisasikan bahaya HIV, semakin banyak masyarakat yang akan tahu bahaya HIV.

Keterlibatan kelompok pemuda dalam penanggulangan HIV/AIDS ini bertujuan agar seluruh elemen masyarakat dapat memahami dampak buruk dari penyakit mematikan itu.

“Baik itu pemuda, orang tua maupun anak-anak agar lebih bisa sadar akan pentingnya pengetahuan mengenai wabah penyakit HIV/AIDS ini,’’ ujarnya.

Ditegaskan Yanti bahwa perlu adanya tindak untuk lebih menggencarkan penanggulangan dan mencari solusi cara mengatasi dan mengobati orang-orang yang terkena HIV/AIDS.

“Oleh karena itu mari kita sama-sama memerangi HIV/AIDS untuk menjaga kelangsungan hidup masyarakat dan kelangsungan masa depan bangsa yang jauh dari penyakit HIV/AIDS,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMII Kota Sukabumi, Isman mengatakan, PMII siap membantu KPA dalam penanggulangan HIV/AIDS. Kami sangat prihatin dengan kondisi terus bertambahnya jumlah kasus baru HIV dalam kurun dua tahun terakhir ini. Bahkan sekarang penularannya sudah ke populasi umum seperti ibu rumah tangga dan anak.

“Kami terpanggil untuk ikut serta dalam penanggulangan HIV/ AIDS di Kota Sukabumi. Untuk itu dalam waktu dekat kami akan melaksanakan pelatihan kader PMII untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak lagi terkait HIV dari KPA. Kader-kader PMII yang sudah terlatih ini akan disebar ke seluruh kecamatan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Isman, Komisi Penanggulangan HIV/AIDS mengungkapkan jika usia remaja adalah masa yang penuh dengan perubahan baik jasmani dan rohani. Dalam transisi usia seperti itu biasanya timbul keinginan untuk mencoba beberapa hal yang belum pernah dilakukan.

“HIV/AIDS harus dihilangkan dari Kota Sukabumi,” pungkasnya. (*/wdy/d)

Feeds