Ciciguwa Lebih Kumuh Dibanding Bacile

LOKAKARYA: Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat meresmikan Lokakarya P2KP Kualitas Permukiman di Kantor Dinas PU dan Permukiman Tata Ruang, belum lama ini.

LOKAKARYA: Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat meresmikan Lokakarya P2KP Kualitas Permukiman di Kantor Dinas PU dan Permukiman Tata Ruang, belum lama ini.

POJOKJABAR.com, WARUDOYONG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Tata Ruang Kota Sukabumi, Rudi Juhansyah menyampaikan ada tujuh kriteria yang terkategorikan kumuh dalam Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) peningkatan kualitas permukiman di tahun 2015.

“Ketujuh kriteria kumuh tersebut dapat dilihat dari bangunan hunian, jalan lingkungan, drainase, pembuangan air limbah, penyediaan air bersih dan air minum, pengelolaan persampahan, dan satu lagi tambahan yang perlu diperhatikan adalah pengamanan bahaya kebakaran,” paparnya yang disampaikan saat Lokakarya P2KP Peningkatan Kualitas Permukiman di Kantor Dinas PU Permukiman Tata Ruang Kota Sukabumi, Rudi Juhansyah di hadapan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelurahan se-Kota Sukabumi pekan lalu.

Rudi menambahkan, kekumuhan ini harus segera ditanggulangi.

“Insya Allah persoalan kekumuhan di Kota Sukabumi ini akan ditanggulangi secara tuntas pada 2019 mendatang,” tuturnya.

Kemudian, jika dirincikan berdasarkan SK Walikota Sukabumi, imbuhnya, di Kota Sukabumi masih memiliki kawasan kumuh dengan perincian, Kecamatan Baros mencapai 17,27 ha, Kecamatan Cibeureum mencapai 10,03 ha, Lembursitu 11,03 ha. Sedangkan yang masuk wilayah perkotaan atau pusat kota, yakni Ciciguwa (Cikole, Citamiang, Warudoyong, dan Gunungpuyuh) justru kekumuhannya justru ada yang lebih besar dibanding wilayah Bacile (Baros, Cibeureum, Lembursitu). Kadis memaparkan Kecamatan Cikole kekumuhan mencapai 25,31 ha, Kecamatan Citamiang 34,23 ha, Gunungpuyuh 14,23 ha, dan Warudoyong mencapai 25,84 ha.

“Melalui P2KP Peningkatan Kualitas Permukiman ini akan diantisipasi sampai 2019,” ulangnya kembali.

Sementara itu dalam lokakarya tersebut dihadiri Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi sangat mendukung lokakarya ini segera direalisasikan dalam mengantisipasi kekumuhan di Kota Sukabumi.

“Selamat bekerja, berkarya, dan mari berprestasi,” ajaknya. (dit)

Feeds