103 TKA Kantongi IPTA

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.com, LEMBURSITU – Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mengambil langkah cepat menanggapi isu masuknya tenaga kerja asing (TKA) secara besar-besaran untuk bekerja di dalam negeri. Disnakertrans meminta perusahaan untuk segera menertibkan administrasi terkait TKA, dari melaporkan IPTA serta memperpanjang IPTA hingga kepemilikan kartu izin tinggal sementara (KITAS).

“Semua perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing untuk secepatnya melengkapi administrasi kepada Disnakertrans Kabupaten Sukabumi,” jelas Kepala Seksi Penyediaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Disnakertras Kabupaten Sukabumi, Tatang Aripin kepada Radar Sukabumi.

Menurut dia, saat ini sebanyak 103 TKA yang memiliki izin penempatan tenaga kerja asing (IPTA) sudah terdaftar di Disnakertras Kabupaten Sukabumi. Semua TKA yang sudah terdaftar di Disnakertras tersebar di setiap perusahan wilayah Kabupaten Sukabumi. Sedangkan, untuk penempatan TKA lintas provinsi dikeluarkan oleh Kemenakertrans RI dan untuk penempatan tenaga kerja lintas kota/kabupaten dikeluarkan oleh Provinsi Jawa Barat, sedangkan untuk di wilayah Kabupaten Sukabumi satu lokasi kerja khusus hanya izin perpanjangan kerja.

“Sesuai dengan Permenaker Nomor 12 Tahun 2013 yang mengatur tentang izin penempatan kerja, paling sebentar minimal satu bulan maksimal lamanya satu tahun. Sedangkan untuk izin penempatan tenaga kerja asing yang sudah dikeluarkan Disnakertrans hanya 103 orang, mayoritas izin yang dikeluarkan oleh Disnakertrans Kabupaten Sukabumi sekitar satu tahun,” terang Tatang.

Menurut dia, persyaratan untuk memperpanjang IPTA adanya permohonan, melampirkan IPTA lama dan paspor kerja serta melampirkan KITAS yang dikeluarkan imigrasi. Setelah itu, membayar retribusi satu bulan untuk izin tenaga kerja asing sekitar 100 dolar per bulan, yang dibayar oleh pihak perusahaan.

“Membayar retribusi bisa disatutahunkan sesuai dengan lamanya kerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setelah TKA memiliki IPTA yang dikeluarkan oleh Disnakertras baru memproses KITAS yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Sukabumi.

“Kalau tenaga kerja asing tidak memiliki IPTA, baik yang dikeluarkan oleh Kemenakertrans RI maupun yang dikeluarkan Provinsi dan Disnakertras Kabupaten Sukabumi. Maka, tenaga kerja asing tersebut ilegal,” imbuhnya.

TKA ilegal dapat dikenakan sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Dalam waktu dekat Disnakertrans akan melakukan pendataan serta pengecekan kepada semua perusaahan yang di Kabupaten Sukabumi untuk memastikan tidak adanya pekerja asing yang ilegal.

“Kalau ada tenaga kerja asing yang belum memiliki KITAS maka wajib secepatnya memproses kepada Kantor Imigrasi Sukabumi,” tandasnya. (cr7/d)

Feeds