Tertimbun Fondasi, Kuli Bangunan Tewas

Ilustrasi
Ilustrasi
TELAN KORBAN: Sejumlah warga melihat kondisi fondasi bangunan yang longsor di  Kampung Cisereuh, RT 1/5 Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.
TELAN KORBAN: Sejumlah warga melihat kondisi fondasi bangunan yang longsor di Kampung Cisereuh, RT 1/5 Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Dua pekerja bangunan yakni Karsa (40) dan Usman (43), menjadi korban timbunan fondasi bangunan setinggi 6 meter, saat keduanya beristirahat sambil minum kopi, usai mengerjakan bangunan milik warga Kampung Cisereuh, RT 1/5 Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Minggu (30/8/15).

Dalam peristiwa nahas tersebut, nasib Karsa yang merupakan warga Kampung Bojonggaling RT 02/02 Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi ini tidak tertolong. Ia tewas seketika, karena tidak sempat melarikan diri. Sedangkan rekannya Usman warga Kampung Garung RT 03/06 Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi selamat, meski tulang kaki dan tangannya patah.

Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Nana Subarna mengatakan, dalam peristiwa yang terjadi pukul 09.30 WIB itu kedua pekerja bangunan sedang minum kopi di bawah fondasi yang sedang dikerjakan. Tiba-tiba material batu dan semen dari atas menimpa mereka.

“Korban atas nama Karsa meninggal di tempat,” ujar AKP Nana Subarna kepada Radar Sukabumi.


Awalnya, bangunan tersebut merupakan bangunan tempat pembuangan sampah. Sehingga kondisi tanah menjadi tidak labil, ditambah malam kemarin hujan deras.

Kedua korban langsung dievakuasi Tim Tagana Kota Sukabumi, dibantu warga sekitar. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD R Syamsudin Kota Sukabumi. “Kita akan lakukan penyelidikan termasuk meminta keterangan lanjut dari sejumlah saksi,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim Tagana Kota Sukabumi, Dikdik mengaku jika ia sempat kesulitan saat mengevakuasi korban. Lantaran banyaknya puing-puing bangunan dan meterial seperti batu yang menimbun kedua pekerja bangunan tersebut.

Dengan menggunakan alat seadanya, dibantu warga serta kepolisian Polsek Gunungpuyuh, satu korban bernama Usman berhasil diselamatkan. Sementara korban lainnya tidak sempat tertolong lantaran keburu tertimpa bangunan.

“Beruntung korban yang bernama Usman sempat melarikan diri, sehingga saat tertimpa longsor ia sempat terseret oleh reruntuhan sehingga mudah untuk dievakuasi,” pungkas Dikdik. (wdy/t)