7 Tahanan Polsek Cibadak Kabur, Jebol Tralis Ruang Tahanan

SEPI: Suasana Mapolsek Cibadak nampak sepi setelah adanya tujuh tahanan kabur dari sel. Tahanan dengan memanfaatkan kelengahan petugas yang tengah berjaga pada dini hari tersebut kabur.
SEPI: Suasana Mapolsek Cibadak nampak sepi setelah adanya tujuh tahanan kabur dari sel. Tahanan dengan memanfaatkan kelengahan petugas yang tengah berjaga pada dini hari tersebut kabur.
SEPI: Suasana Mapolsek Cibadak nampak sepi setelah adanya tujuh tahanan kabur dari sel. Tahanan dengan memanfaatkan kelengahan petugas yang tengah berjaga pada dini hari tersebut kabur.

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Tujuh tahanan Polsek Cibadak Polres Sukabumi kabur, Minggu (30/8/15) dini hari. Diduga, mereka memanfaatkan kelengahan petugas yang tengah berjaga, dengan memotong tralis belakang, dan keluar lewat atap ruang tahanan. Kini, jajaran Polsek Cibadak maupun Polres Sukabumi memburu mereka.

Pantauan Radar Sukabumi, ketujuh tahanan yang kabur itu adalah Nanang Kusyana (46) yang dijerat Pasal 363/378, Ali Handari (27) Pasal 363/378, Endan Firdaus Bin Dudih (37) Pasal 363, Jeni Jenal Abidin (27) Pasal 365, Usep Ruhiyat (35) Pasal 365, Ahmad Misbah (25) Pasal 363, dan Aja Abdul Latip (25) Pasal 363.

Saat kejadian, setelah berhasil memotong tralis, mereka membobol atap ruang tahanan yang nampak terbuat dari asbes dan melarikan diri melalui jalan belakang yang padat rumah warga. Sementara di bagian belakang gedung Mako Polsek Cibadak, nampak satu atap asbes yang masih terbuka. Asbes yang terbuka itu digunakan para tahanan untuk melarikan diri. Diduga, setelah berhasil keluar dari atap, kawanan penjahat ini meloncati pagar yang menjadi pembatas area Mapolsek Cibadak.

Mengetahui para tahanan tersebut kabur, anggota Polsek Cibadak langsung melakukan pencarian. Namun sayang, hingga berita ini ditulis kawanan tahanan itu belum juga ditemukan. Bahkan, tak hanya anggota dari Polsek Cibadak saja, jajaran Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sukabumi dan Polda Jawa Barat pun turun tangan.


“Kami sudah turunkan tim untuk mencari para tahanan yang kabur ini,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Mohammad Ridwan yang ditemui saat jumpa pers di Mapolsek Cibadak, Minggu (30/8/15).

Dikatakan Ridwan, di saat malam kejadian, petugas yang berjaga sebanyak tujuh orang. Para petugas yang piket itu tak curiga sedikit pun dengan aksi nekat yang dilakukan para tahanan. Tepat pukul 06.00 WIB, saat akan dicek para tahanan itu telah tiada di ruang tahanan.

“Berdasarkan olah TKP, mereka memotong tralis dan keluar melalui atap ruang tahanan. Hingga kini, kami masih menyelidiki terkait alat apa yang digunakan mereka untuk memotong tralis,” bebernya.

Disinggung secara detail terkait alat yang digunakan para tahanan untuk memotong tralis, Ridwan tak ingin menduga dan tetap akan menunggu hasil investigasi tim. Ia berharap, para tahanan tersebut segera ditemukan.

“Tak ada batasan atau deadline untuk menemukan para tahanan ini. Namun kami berharap, secepat mungkin para tahanan ini bisa segera ditangkap,” singkatnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih nampak siaga di Mapolsek Cibadak. Bahkan, tepat pukul 19.30 WIB anggota dari Polda Jawa Barat datang dan langsung menggelar rapat dengan Kapolres Sukabumi. (ren/t)