TPQ Bentuk Akhlak Anak Sejak Dini

A atau HL

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Pendidikan sejak dini perlu diperhatikan. Pasalnya, pendidikan yang dilakukan dari dini merupakan modal awal serta benteng terkuat untuk seorang anak ketika kelak menuju dewasa. Seperti yang dilakukan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Agisna yang fokus pada pembentukan akhlak serta pelatihan nilai-nilai religiusitas sejak dini. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala TPQ Agisna, Imas Rustiawati, kepada Radar Sukabumi.

Selain itu, ia pun mengatakan berdirinya TPQ Agisna yang dimulai sejak 2009 itu, merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap peran pendidikan khususnya pendidikan agama sejak dini. Karena menurutnya, pendidikan yang paling dipakai di kehidupan sehari-hari yakni pendidikan dari sejak dini.

“Di TPQ ini kami coba membentuk karakter dan akhlak anak supaya berakhlakul karimah. Karena tidak bisa dipungkiri, zaman saat ini akan terus membawa perubahan. Oleh karena itu, dasar pemikiran kami bahwa anak harus dibiasakan kebaikan sedini mungkin,” ujarnya.


Tak hanya itu, dirinya pun memaparkan kegiatan di TPQ yang ia pimpin tersebut mengajarkan serta melakukan praktik langsung untuk melakukan ibadah seperti salah satunya belajar wudhu dengan langsung praktik.
“Kami coba tanamkan pembelajaran sejak dini untuk praktik ibadah, seperti wudhu, salat, beserta doanya dan juga kami lebih menekankan untuk membiasakan anak langsung mengimplementasikan kegiatan ibadah tersebut di rumahnya masing -masing,” paparnya.

Selain itu juga, TPQ yang bersifat swadaya tersebut dengan cuma mempunyai dua ruang kelas dan lima tenaga pengajar ini, ternyata banyak menorehkan prestasi yang dilakukan peserta didiknya.

“Walaupun kami cuma mempunyai dua ruang kelas, namun kami coba maksimalkan dengan enam tingkatan kelas yang melakukan rolling waktu saat bergantian melakukan aktivitas belajar mengajar di kelas. Serta Alhamdullah dengan keadaan seperti itu pun, kami masih bisa menorekan prestasi yang diraih, salah satunya peserta didik kami pernah menjuarai lomba pidato perwakilan dari Kecamatan Cikole dengan meraih juara ke II di tingkat Kota Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat lain, Yanti Indri, Dewan Komisi II dari Fraksi PPP yang juga sebagai Dewan Penasehat TPQ tersebut mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri saat ini memang para remaja sudah mulai lebih diperhatikan terkait perilaku serta kebiasaannya.

“Tidak dapat dipungkiri banyak kenakalan remaja saat ini yang terjadi, oleh karena itu saya setuju dengan pembentukan akhlak dari dini dengan memberikan pendidikan agama sedini mungkin. Supaya dapat menjadi kebiasaan yang baik di kehidupannya nanti,” singkatnya.