Pemkot Programkan Diseminasi Roadmap Tanggulangi Kemiskinan

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Untuk menekan angka kemiskinan, Pemkot Sukabumi mengaku tengah melakukan dan memprogramkan Diseminasi Roadmap Penanggulangan Kemiskinan 2016-2018. Hal tersebut bertujuan untuk membuktikan bahwa pemkot serius dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, penanggulangan kemiskinan merupakan kebijakan dan program pemerintah pusat serta daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana, dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat. Hal ini tentunya untuk mengurangi jumlah penduduk miskin dalam rangka meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus berupaya untuk menekan angka masyarakat miskin dengan berbagai strategi. Memperkuat daya tahan masyarakat miskin, dengan meningkatkan ekonomi berbasiskan masyarakat khususnya,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, Kamis (27/8/15).


Dikatakan Fahmi, tak hanya itu dalam melangsungkan program tersebut juga menanamkan usaha mikro yang ada di masyarakat. Agar, dalam perkembangannya mereka lebih terarah dan fokus dalam hal itu sesuai usaha yang dijalankannya saat ini.

“Pemda ingin membuat roadmap penanggulangan kemiskinan di Kota Sukabumi ini agar masyarakat terus dapat melakukan usahanya. Harapannya dengan munculnya roadmap ini, pemda dapat menekan angka kemiskinan agar tidak meningkat,” terangnya.

Masih kata Fahmi, kemiskinan bisa ditanggulangi ketika dilakukan secara sistematis, terencana, dan sinergis dengan dunia usaha dan masyarakat. Hingga saat ini, di Kota Sukabumi angka kemiskinan tercatat 8,05 persen atau 25.200 jiwa berdasarkan data terakhir.

“Mudah-mudahan ke depannya pemkot mampu mencapai apa yang diprogramkan, dan untuk terus melakukan pelayanan masyarakat yang optimal, kami akan terus mengawasi serta memfokuskan dalam titik utama,” harapnya.

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Taman Sari itu juga hadir, Asisten Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan G. Irwan Suryanto, GM Pemberdayaan Ekonomi Rumah Zakat Ichsan Nugraha, Siti Anah Kunyati, Universitas Langlangbuana dan para kepala SKPD se-Kota Sukabumi, termasuk para ketua lembaga/organisasi kemasyarakatan dan pimpinan perguruan tinggi. (lan/d)