Kos-Kosan Dijadikan Penyimpanan Mihol

B

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2004 tentang Ketertiban Umum dan Perda No 1 tahun 2014 tentang Minuman Beralkohol (Mihol) rupanya tidak juga digubris para pengusaha miras. Hasil penyisiran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sukabumi, puluhan botol mihol kembali terungkap. Kali ini, yang menjadi lokasi gudang penyimpanannya adalah rumah kos-kosan di Jalan Pelda Suryanta, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Rabu (26/8).

Terungkapnya tempat penyimpanan mihol tersebut disinyalir penjualannya bermodus menggunakan jasa pesan antar (delivery).

“Kita mengamankan sekitar 38 botol, 19 botol masih bersegel, sisanya botol kosong dan uang sekitar Rp 450 ribu. Sementara pemilik kosan sedang tidak ada di tempat, terpaksa saya membongkarnya disaksikan oleh RT dan pemilik rumah kosan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Sukabumi, Agus Wawan Gultom kepada Radar Sukabumi.
Agus mengakui peredaran miras yang disimpan di kos-kosan tersebut sangat sulit untuk dideteksi. Bahkan masyarakat sekitar pun tidak ada yang mengetahui keberadaan tersebut.


“Sangat sulit untuk dicari bahkan penjualannya pun terselubung jarang orang yang mengetahui,” jelasnya.

Untuk itu, kita akan terus melakukan razia rumah kos-kosan dengan sasaran memberantas penjualan mihol yang disimpan di rumah kos-kosan. Sanksi yang diberikan sama halnya dengan tempat penjualan mihol lainnya. “Kita akan memprosesnya tindak pidana ringan (tipiring), setelah orang yang mendiami kosan itu ada,” katanya.

Kegiatan operasi itu berdasarkan penegakan Perda No 2 tahun 2004 tentang Ketertiban Umum dan Perda No 1 tahun 2014 tentang Mihol. Pihaknya akan terus bergerak dengan memeriksa sejumlah kos-kosan dan kontrakan.

Hal ini untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Sukabumi. Lantaran, berawal mihol ini tak jarang berujung tindakan kejahatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penegak Perda, Sudrajat menambahkan, petugas Satpol PP menyisir sejumlah enam titik kosan dengan melakukan pemeriksaan. Di antaranya rumah kosan di Gang Santari, Jalan Cemerlang, Pelda Suryanta, Subangjaya dan Ciandam.

“Untuk penghuni kosan yang kedapatan memiliki minuman alkohol hanya satu botol, kami berikan teguran dan pembinaan,” ujarnya.