Keunikan di Balik Deklarasi Damai

A 3

POJOKJABAR.id, PALABUHANRATU РAda yang unik dalam deklarasi damai calon bupati Рwakil bupati Sukabumi 2015-2020. Pasangan calon (paslon) nomor 1, Totong Suparman РAM Murtadho Tafrihan (Adho) kembali mengenakan pakaian unik. Kali ini keduanya mengenakan kemeja gaul dilengkapi dengan topi caping bermerek Totong-Adho dan bergambar love. Sedangkan pasangan nomor 2, Marwan Hamami РAdjo Sardjono berpose menggunakan kuda di Pantai Citepus, Palabuhanratu di sela-sela makan siang selepas kampanye bersama. Sedangkan paslon nomor 3, Akhmad Jajuli РIman Adinugraha terlihat memilih menggunakan motor bebek menuju Alun-alun Palabuhanratu yang menjadi lokasi deklarasi damai dan start kampanye bersama, kamis (27/8).

Pasangan nomor urut 3 ini, mengenakan baju khasnya yakni koko putih, peci hitam dilengkapi dengan sorban batik. Terlihat Akhmad Jajuli membonceng yang akan menjadi wakilnya, Iman Adinugraha. Pengendaraan motor tanpa helm pun sempat menjadi perdebatan di media sosial Facebook. Namun, Jajuli menepisnya lantaran lokasi rumah Iman Adinugraha di Jalan Kenari, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu tepatnya samping Kantor Setda Kabupaten Sukabumi dengan Alun-alun Palabuhanratu begitu dekat. Bahkan, jaraknya hanya sekitar 50 meter.

“Kondisinya kan macet, sebenarnya jalan kaki juga bisa, tapi saya mau pakai motor,” katanya.


Jajuli menyebutkan, kendaraan motor ini sebenarnya memiliki filosofi. Selain lebih gesit dibanding dengan mobil, motor bebek ini juga kendaran yang banyak digunakan oleh para tukang ojek untuk mengais rezeki.

“Sekali-kali saya membonceng Pak Iman,” celotehnya.

Sedangkan pasangan Totong-Adho memilih pakayan menonjol lebih muda bahkan remaja. Pakaian untuk menarik perhatian warga ini juga terbilang kreatif. “Ini hasil tim kreatif yang mengusung kami sebagai pasangan nomor urut 1. Selain ini juga ada lagu buatan nasyid binaan saya,” katanya.

Soal pasangan Marwan-Adjo berkuda, hal ini juga terlihat bak Prabowo sebagai Pembina Partai Gerindra yang menjadi salah satu partai pengusungnya. “Naik kuda ini juga permintaan tim, yang penting mereka senang,” singkatnya.