30 Moka Siap Beradu Kemampuan

POJOKJABAR.id, CIKOLE – Sebanyak 30 peserta Mojang dan Jajaka (Moka) Kota Sukabumi siap beradu kemampuan di malam penganugerahan Moka 2015 Kota Sukabumi pada Senin (30/8/15) mendatang. Para perserta moka tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga, Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kota Sukabumi untuk mencari yang terbaik mewakili Kota Sukabumi.

“Kita sudah melakukan masa karantina selama tiga hari, mereka dibekali beberapa pengetahuan mengenai kebudayaan, parawisata, dan sejarah Kota Sukabumi. Kamis (27/8/15) masa karantina terakhir, yang ditutup dengan pengenalan sejumlah tempat parawisata, kebudayaan dan lainnya,” ujar Kepala Seksi Parawisata Disporaparekraf Kota Sukabumi, Dadang Darajat.

Dalam penutupan masa karantina ini, peserta diajak untuk mengetahui dan berkunjung langsung ke lokasi parawisata, kebudayaan, sejarah dan kuliner Kota Sukabumi. Tujuannya, untuk memperkenalkan keunggulan-keunggulan yang nantinya bisa dipromosikan ke daerah lain.


“Kita mengajak mereka ke kuliner Moci Bakar Jaya, Batik Khas Sukabumi, Museum Alfath, Pegadaian, dan Pemandian Air Panas Cikundul. Agar mereka lebih bisa melihat secara langsung potensi yang dimiliki Kota Sukabumi,” jelasnya.

Lanjut Dadang, berdasarkan pengamatan selama masa karantina ini, para peserta moka tahun ini mengalami peningkatan dalam segi inovasi dan kemampuan yang dimilikinya. Skill dan wawasan mereka cukup memuaskan tim juri, ditambah inovasi yang dimiliki cukup bervariatif. “Bahkan juri pun sempat kesulitan menentukan mana yang layak lolos di grand final, namun dari yang baik pasti ada yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk malam grand final nanti, Disporaparekraf tidak membawa juri dari luar kota namun memanfaatkan juri lokal yang kompeten di bidangnya masing-masing. Juri dari awal seleksi akan diikutsertakan lagi pada audisi finalis nanti. “Saya kira juri di kita juga cukup bagus, mereka kompeten, dan pasti mampu mencari yang terbaik,” ujarnya. (bal/d)