SCG Wujudkan Mimpi Pendidikan *Melalui Beasiswa SCG Sharing The Dream

Jpeg
Jpeg
Jpeg

POJOKAJABAR.id, SUKABUMI – PT Semen Jawa (SCG) kembali menyalurkan beasiswa pendidikan kepada pelajar Kabupaten Sukabumi khususnya di tiga kecamatan yakni Kecamatan Jampangtengah, Gunungguruh dan Nyalindung. Beasiswa ini memang bukan kali pertama dilakukan SCG kepada siswa di wilayah berdirinya perusahaan milik Thailand tersebut.
Sebelumnya, SCG sudah beberapa kali memberikan beasiswa dari mulai tingkat SD, SMP maupun SMA. Namun untuk kali ini, sebanyak 100 siswa penerima beasiswa bertemakan ‘Sharing the Dream’ (Berbagi Mimpi) berasal dari tingkat SMA. Program beasiswa ini menjadi program tahunan yang dilakukan SCG.

Hal ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian SCG terhadap program pemerintah, untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukabumi. Serta untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sukabumi. “Filosofi bisnis SCG mengutamakan kepedulian serta tanggung jawab sosial. SCG Sharing the Dream bagian dari komitmen perusahaan untuk berbagi kepada masyarakat, serta sesama di mana perusahaan beroperasi,” tutur Country Director SCG Indonesia, Nantapong Chantrakul di sela acara Penyerahan Beasiswa di Hotel Pangrango Sukabumi, Rabu (26/8).

Pihaknya mengatakan, pendidikan merupakan dasar untuk menghasilkan pemimpin yang akan menjadi penerus bangsa, serta kesadaran SCG untuk selalu berkontribusi aktif kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi. Dua hal penting ini yang menjadi prioritas perusahaan. “Prinsip kami (perusahaan) ingin maju dan berkembang dengan masyarakat. Jadi tidak ada istilah beasiswa ini sebagai bentuk upaya kami dalam meredam gejolak atau karena ada tuduhan perusahaan ini bermasalah,” tegasnya yang juga didampingi Manager Corporate Social Responsbility (CSR) SCG Sukabumi, Bambang Wiyono.

Masih kata Natapong, pihaknya memberikan beasiswa kepada 100 orang pelajar SMA melalui program SCG Sharing the Dream diberikan kepada pelajar yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan, serta untuk membantu kepada sesama. “Bantuan yang diberikan sekitar Rp2 juta per siswa dan bantuan kelengkapan belajar mengajar. Kami juga berharap, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk mereka,” harapnya.


Hal serupa juga dikatakan, Direktur PT Semen Jawa, Attapong Sathitmanotham. Ia mengatakan, angka putus sekolah di Kabupaten Sukabumi cukup memprihatinkan. Hal ini menjadi kewajiban semua pihak untuk terlibat aktif menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukabumi. “Melalui program SCG Sharing the Dream, menjadi salah satu upaya kami untuk menekan angka putus sekolah. Kami percaya, bila mimpi direncanakan dengan baik serta didukung dengan modal dasar yang memadai, semua itu dapat terealisasikan,” tuturnya.

Program beasiswa yang diberikan tersebut, diharapkan dapat mendorong satu langkah untuk setiap pelajar meraih mimpi-mimpinya. Di tahun 2013-2015, pihaknya sudah memberikan beasiswa untuk menekan angka putus sekolah di Kabupaten Sukabumi. “Komitmen kami tetap tumbuh dan berkembang dengan masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, Sukmawijaya mengatakan, walaupun PT SCG belum beroperasi, namun kepedulian terhadap dunia pendidikan sangat dirasakan oleh pelajar di Kabupaten Sukabumi. Dari informasi yang dihimpun, 100 pelajar yang menerima beasiswa tersebut terdiri dari SMAN 1 Jampangtengah, MAN Jampangtengah, SMAN 1 Nyalindung dan SMAN 1 Gunungguruh. “Para pelajar yang mendapatkan beasiswa harus semakin bersemangat untuk meraih cita-cita serta memiliki pengetahuan yang bermanfaat,” ujarnya.

Masih kata Sukmawijaya, beasiswa juga dapat membantu pelajar dan orang tua yang kurang mampu. Atas nama orang tua siswa, Sukma yang tak lama lagi berakhir masa jabatannya tersebut mengucapkan terima kasih kepada SCG yang telah memberikan bantuan kepada sesama. Serta, SCG juga telah ikut membangun lingkungan serta sarana dan prasarana di daerah yang berdekatan dengan PT Semen Jawa. “Program yang diberikan SCG murni untuk tumbuh dan berkembang dengan masyarakat,” bebernya. (cr5/e)