Koperasi Dituntut Siap Hadapi MEA

PENGUKUHAN: Bupati Sukabumi Sukmawijaya memimpin acara pengukuhan pengurus Dekopinda periode 2015-2020 di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Selasa (25/8/15).
PENGUKUHAN: Bupati Sukabumi Sukmawijaya memimpin acara pengukuhan pengurus Dekopinda periode 2015-2020 di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Selasa (25/8/15).
PENGUKUHAN: Bupati Sukabumi Sukmawijaya memimpin acara pengukuhan pengurus Dekopinda periode 2015-2020 di Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Selasa (25/8/15).

POJOKJABAR.id, PALABUHANRATU – Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sukabumi periode 2015-2020 resmi dikukuhkan oleh Bupati Sukabumi, Sukmawijaya di halaman Pasar Semi Modern Palabuhanratu, Selasa (25/8/15). Dalam kesempatan ini, bupati meminta kepengurusan Dekopinda yang baru dapat membangun perekonomian yang tangguh untuk mempersiapkan pasar bebas Asia (MEA) di akhir tahun ini.

“Supaya para anggota koperasi serta UKM bisa bersaing dan ini merupakan bagian komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membangun perekonomian masyarakat,” ujar kepada daerah yang bakal mengakhiri jabatannya ini.

Menurut dia, UMKM telah berkontribusi terhadap tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi sehingga diharapkan Diskopinda akan tetap bisa memajukan serta memberdayakan koperasi yang disusun sedemikian rupa demi memaksimalkannya.

“Harus membantu fasilitas usaha yang mudah-mudahan bisa mengembangkan sistem usaha dan pengembangan usaha serta SDM-nya nanti,” tegasnya.


Ia menambahkan, koperasi di Kabupaten Sukabumi perlu melaksanakan langkah-langkah strategis, seperti berbenah diri, memperbaiki SDM dan berkomitmen untuk mengembangkan koperasi agar kesejahteraan koperasi bisa tercapai.

“Diupayakan, mengembangkan koperasi mulai dari lingkungan keluarga untuk mengarahkan keluarga kecil bahagia demi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Sukabumi periode 2015-2020 Ruspandi, mengungkapkan melalui kepengurusan yang baru organisasi ini akan menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Tugas tersebut dilaksanakan dengan agenda program prioritas untuk pembenahan koperasi di Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembinaan dan memfasilitasi koperasi dalam pengembangan sumber daya manusianya,” terangnya.

Menurut dia, dari 1800 koperasi yang tercatat di Kabupaten Sukabumi hanya 480 koperasi yang dinyatakan aktif. Pembenahan dilakukan bagi koperasi yang sudah tak aktif itu dengan mengembangkan SDM di setiap koperasi. Hal yang paling penting ialah, pembentukan idealisme koperasi pada setiap pengurus ataupun anggota koperasi supaya membentuk koperasi yang mandiri dan berdiri sendiri.

“Saya akan terus berjuang agar iklim koperasi semakin berkembang baik usaha dan kelembagaannya. Serta lebih menekankan kepada setiap lembaga koperasi untuk memelihara idelisme koperasinya agar mandiri akan berdiri dengan sendirinya nanti,” pungkasnya. (cr3/d)