Teroris Dilumpuhkan di Kantor Radar Sukabumi *dalam Simulasi Operasi Raid

FOTO B

POJOKJABAR.id, SUKABUMI -Dua orang teroris menyandera salah seorang staf kantor media harian Radar Sukabumi, di lantai tiga Gedung Graha Pena, Jalan Selabintana KM 3,5 Panjalu Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/8), malam. Teroris bersenjata api laras panjang ini berjaga di pintu masuk lantai satu sedangkan satu teroris berada terpisah di lantai tiga bersama sandera.

Penyanderaan ini terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Tepat pukul 24.00 WIB, tim operasi dari Yonif 300 Raider atau Yonif 300/RBK Dam III/Slw datang untuk melakukan pembebasan sandera. Baku tembak antara teroris dengan tim terjadi, letusan senjata terdengar berulang kali hingga satu teroris di lantai satu lumpuh. Tim melanjutkan operasi pembebasan sandera di lantai tiga gedung.

Dilantai ini, tim juga melumpuhkan satu teroris. Sandera pun langsung dievakuasi tim menggunakan mobil menuju tempat yang aman. Aksi pembebasan sandera ini tak benar-benar terjadi, karena hanya merupakan simulasi bagian dari latihan Operasi Raid. Dalam latihan tersebut, Yonif 300 Raider mengerahkan sebanyak 450 personil. Latihan ini dilaksanakan selama dua pekan, dimulai dari Cianjur dan berakhir di Sukabumi.


“Latihan ini dinamankan Operasi Radi dan dilakukan setiap tahun, namun untuk Sukabumi baru pertama ini. Operasi ini berguna untuk mejaga kedaulatan negara dari gangguan keamanan,” ujar Komandan Batalyon Yonif 300 Raider, Mayor Inf Dody Triyo Hadi.

Ia menuturkan, operasi pembebasan sandera ini dilaksanakan cepat, senyap dan tepat. Disamping itu titik operasi dilaksanakan tersebar di Cianjur dan Sukabumi. Dimana dalam skenarionya teroris ini menyandera orang -orang penting dari tokoh agama dan pejabat hingga wartawan. “Untuk operasi ini akan berakhir di Kantor Walikota Sukabumi,” singkatnya. (dri)