Tim LCC HAM Rebut Juara I Tingkat Jabar

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) Hak Asasi Manusia (HAM) Kota Sukabumi berhasil merebut juara 1 tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, pasalnya, sebelumnya Kota Sukabumi mampu menyingkirkan empat kota dan kabupaten se-Jabar di antaranya, Garut, Karawang, Kabupaten Bandung Barat dan Cirebon. “Berkat kerja keras tim akhirnya bisa menyabet piala juara 1,” ujar Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Een Rukmini kepada Radar Sukabumi.
Pada tahap grand final, kelompok lomba dari tiap kota merupakan hasil dari babak penyisihan di tiap wilayah dan untuk Bakorpembangwil I Bogor diwakili oleh peserta dari Kota Sukabumi. Bakorpembangwil II Purwarkarta diwakili oleh peserta dari Kabupaten Karawang, Bakorpembangwil III Cirebon diwakili oleh peserta dari Kota Cirebon, Bakorpembangwil IV Priangan Barat diwakili oleh peserta dari Kabupaten Bandung Barat dan Bakorpembangwil IV Priangan Timur diwakili oleh peserta dari Kabupeten Garut.  “Perjuangan kita berawal dari juara 1 Bakorpembangwil I Bogor meliputi Kota dan Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Depok. Setelah itu kita masuk ke tahap provinsi dan juara lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, dirinya menjelaskan kemenangan ini berkat kerja keras dari peserta tim yang merupakan tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum (STH) Kota Sukabumi yaitu, Fadly Priambudi, Vrytaliza Dwica Intanniar dan Maria Martogi. Serta dukungan dari Permerintah Kota Sukabumi yang terus memberikan motivasi dan semangat. “Ketiga mahasiswa tersebut kita bina dan latih dari jauh hari sehingga bisa memberikan hasil yang maksimal,” jelasnya.

Dalam proses pembinaan dan pelatihannya, sekitar seminggu menghadapi perlombaan kita memberikan beberapa materi mengenai Undang-Undang HAM, UUD, KDRT, UU perlindungan ada bahkan Peraturan Daerah Provinsi Jabar. Setelah dibekali materi, pihaknya melakukan tes kemampuan dengan cara memberikan mereka pertanyaan-pertanyaan seputar materi yang sudah diberikan.  “Kita berikan materi dibarengi dengan tes secara berulang-ulang,” terangnya.
Terlepas dari juara, pihaknya berupaya terus menerus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa mengetahui tentang HAM. Tiga mahasiswa tersebut nantinya bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas. ”Yang terpenting pemahaman HAM ini bisa diketahui oleh masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya. (bal/d)