Anak Pramuka Kini Silaturahmi Lewat Udara

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Pramuka merupakan organisasi nasional yang langsung dinaungi oleh persiden. Pasalnya, organisasi kepanduan tersebut merupakan organisasi yang melingkupi seluruh negara di dunia (Internasional). Oleh karena itu, kegiatan pramuka dari awal pengkaderan sampai kegiatan dalam memperdalam keilmuan terus melakukan kreativitas dan pemberharuan berdasarkan kemajuan zaman saat ini.

Seperti salah satunya kegiatan jambore pramuka nasional yang diselenggarakan di tiap Kwartir Cabang (Kwarcab) tingkat kota/kabupaten saat ini. Dengan teknologi yang semakin canggih, kini jambore dilakukan menggunakan sistem komunikasi lewat udara, yang dinamai jambore on the air dan jambore on the internet.

Kegiatan tersebut dilakukan setiap tahun sebagai salah satu program yang melibatkan media elektronik, para anggota pramuka dari tiap tingkatan serta tiap daerah bisa saling berkomunikasi serentak lewat jaringan radio dan internet dengan waktu yang ditentukan. Hal itu dikatakan oleh salah satu pengurus Dewan Kerja Cabang (DKC) Kota Sukabumi, Fernando, yang memandu para anggota pramuka melakukan komunikasi lewat radio yang disediakan di Sanggar Pramuka DKC Kota Sukabumi, Jum’at (21/8).


Tak hanya itu, dirinya pun mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan dari 21-23 Agustus melibatkan seluruh pangkalan se-Kota Sukabumi bahkan kegiatan jambore on the air dan jambore on the internet tersebut bisa diikuti oleh selain anggota pramuka.”Seluruh pangkalan beserta anggota pramuka yang ada di Kota Sukabumi dilibatkan dalam kegiatan jambore on the air dan jambore on the internet. Bahkan selain anggota pramuka pun dapat mengikuti kegiatan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota pramuka dari Pangkalan SMAN 1 Kota Sukabumi, Sidki mengaku senang dengan percakapan yang dilakukan melalui media radio walaupun sering terjadi kesulitan dalam mengoperasikan serta komunikasi yang tersendat-sendat akibat dari jaringannya kurang kuat.

“Saya pernah mencoba komunikasi lewat radio dan langsung berbincang dengan anggota pramuka dari Kwarcab Cianjur, namun itu pun kurang lancar dikarenakan sering terjadi beberapa kali putus nyambung jaringan. Bahkan kadang-kadang harus memakai kalimat ejaan untuk berkomunikasi. Namun, itu tidak mengurangi keasyikan saya bisa berkomunikasi bersama teman-teman anggota pramuka di tempat lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, di sisi lain salah satu pengurus Kwarcab Kota Sukabumi yang menaungi Waka Bina Muda, Junaeni mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu sarana untuk memfasilitasi serta memberikan pengetahuan jaringan Radio Amatir dan juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para anggota pramuka di seluruh daerah.”Banyak manfaat dari kegiatan tersebut seperti mendapatkan ilmu tentang menggunakan radio amatir, cara mencari frekuensi, mengaplikasikan antene serta menjadi salah satu cara bertukar informasi tentang keadaan pramuka dengan seluruh anggota pramuka se-Indonesia,” paparnya.

Dirinya pun mengatakan, dengan peningkatan peminat untuk mengikuti jambore on the air dan jambore on the internet yang cukup meningkat pesat dari tahun sebelumnya hanya mencapai 20 orang peserta, di tahun ini menjadi 100 orang peserta. Semoga nantinya, para anggota pramuka dapat mengimplementasikan hasil tukar informasi dengan anggota pramuka dari daerah lain.
“Semoga saja dengan peningkatan peminat pada jambore on the air dan jambore on the internet para anggota pramuka mendapat pengetahuan dari sharing curah pendapat bersama pramuka se-Indonesia tersebut, sehingga dapat dilakukan di Kota Sukabumi,” harapnya. (cr7/e)