DPRD Subang Kunker

D

POJOKJABAR.id, CIKOLE – Dengan mendapatkan gelar wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang disandang Kota Sukabumi terus mengundang sejumlah pemerintah maupun lembaga legislatif untuk berkunjung ke Kota Sukabumi. Salah satunya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang yang ingin mengetahui perjalanan atau mekanisme sehingga meraih gelar tersebut.
“Jelas Kota Sukabumi jauh lebih baik daripada kita, di sini WTP tapi Subang mendapatkan disclaimer. Jadi banyak yang harus diadopsi dari sini,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, Ahmad Rizal, usai kunjungan kerja (kunker), KamisĀ (20/8/15).

Ternyata dalam pembahasan anggaran, Kota Sukabumi memiliki mekanisme yang berbeda dengan Subang. Sukabumi, pembahasan anggaran dilakukan di setiap komisi yang bekerja sama dengan mitra SKPD lalu disampaikan kepada badan anggaran.”Nah kalau di kita semuanya diserahkan langsung oleh badan anggaran tanpa di ke komisikan,” terangnya.

Dengan mekanisme yang dilakukan oleh DPRD Kota Sukabumi jelas pembahasannya lebih menyentuh dan menyeluruh dibandingkan dengan Subang. Namun tidak menutup kemungkinan dengan pengelola anggaran seperti itu bisa menghasilkan tranparansi dan tepat sasaran.”Ya, contoh seperti itu bagus mungkin kita bisa diterapkan di sana (Subang),” ujarnya.


Tak hanya itu, dalam penghasilan PAD di Kota Sukabumi bisa dibilang hanya beda sedikit dengan Subang. ”Tapi Subang kan wilayahnya cukup besar, akan tetapi Sukabumi wilayahnya kecil namun PAD bisa menyaingi Subang. APBD kita mencapai Rp2 triliun dan PAD mencapai Rp290 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Fraksi PAN, Faisal Bagindo menyambut baik dengan kedatangannya beberapa anggota legislatif dari berbagai kota maupun kabupaten. Meskipun kita dijadikan percontohan namun tetap kita terus berupaya menjaga sinergitas dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjaga predikat tersebut. “Selain mereka mengadopsi kita, kita juga bisa mengambil hal positif dari mereka,” pungkasnya. (bal/d)