516 UKM Dapatkan Dana KCR Bank BJB

F

POJOKJABAR.id, CIKOLE – Sebanyak 516 usaha kecil menengah (UKM) mendapatkan dana dari program Kredit Cinta Rakyat (KCR) Bank BJB Cabang Sukabumi. Dana tersebut sengaja digelontorkan BJB dalam upaya membantu dan mengembangkan pelaku UKM, bahkan sampai saat ini BJB mencatat sudah menyalurkan bantuan hampir Rp 15 miliar. Untuk plafon pengajuan dana maksimal sebesar Rp 50 juta setiap UKM.
“Dengan adanya KCR ini bisa memberikan kemudahan untuk para UKM dalam menjalankan usahanya dan bunganya pun cukup rendah,” ujar Pimpinan Cabang Bank BJB Sukabumi Graha Noviana didampingi Manajer Komersial Heru Baharudin, Kamis (20/08/15).

Selain bantuan dana, pihak BJB melakukan pembinaan terhadap para debitur UKM. Pembinaannya berupa kunjungan rutin untuk melihat sejauh mana perkembangan usaha mereka. Selain itu, para pelaku UKM binaan juga diikutsertakan dalam pameran, terutama bagi yang memiliki produk unit atau merek sendiri. “Terus yang penting bisa membawa nama Sukabumi, produknya khas, unik, dan menarik,” jelasnya.

Dalam pemanfaatan dana KCR tersebut, bisa dirasakan langsung oleh pelaku UKM yogurt asal Kabupaten Sukabumi yang terbilang sukses, Yayat Priyati. Dirinya mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan BJB, terutama dari sisi permodalan dan pemasaran. Pasalnya, produk yogurt yang dihasilkan Yayat sering dipromosikan dalam berbagai kesempatan pameran. “Terakhir kita diikutsertakan dalam ajang pameran di Bandung. Banyak manfaat yang kami peroleh dengan keterlibatan pihak Bank BJB dalam membantu usaha kami. Apalagi kan memiliki distributor penjualan itu harus memiliki modal berlipat,” ungkapnya.


Selain berwirausaha, Yayat juga dikenal aktif dalam kegiatan PKK sejak dulu. Beberapa kali Yayat bersama produknya, ‘Liseli Milk Yogurt’, mendapatkan penghargaan. “Pada 2014 kami mendapatkan penghargaan Adikarya Pangan Nusantara (APN). Tahun ini kami difasilitasi oleh Kementerian Pertanian untuk mengikuti kewirausahaan dan training of trainner (ToT) di Surabaya. Saya juga sering jadi pembicara dalam berbagai kesempatan seminar dan lainnya,” bebernya.

Keunggulan yogurt buatan Yayat terdapat pada konsistensi tingkat kekentalan. Dia berani menjamin yogurt buatannya bisa bersaing di pasaran. “Tingkat kekentalan yogurt buatan kami katanya konsisten. Makanya kami optimistis produk kami bisa bersaing,” ujarnya.

Dirinya mengaku kesuksesannya ini tidak terlepas dari bantuan dan binaan yang dilakukan oleh Bank BJB. Dengan dana yang dikucurkan BJB dirinya mengaku bisa membeli sejumlah peralatan produksi. “Untuk bunga yang dikenakan oleh BJB tidak terlalu besar. Saya mendapatkan bantuan dari Bank BJB itu sudah memasuki tahun kedua,” pungkasnya.