Rumah Terbakar, Ibu dan Anak Jadi Korban

ilustrasi

ilustrasi

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Nasib nahas dialami ibu dan anak warga kampung Kalideres RT 04/05, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Esih (23) dan Desta (4). Keduanya mengalami luka bakar akibat dilumat si jago merah yang membakar rumah milik ayahnya, Haji Uloh (60) sekitar pukul 01.30 WIB (18/8) dini hari. Luka bakar yang dialami keduanya sangat parah. Bahkan, menurut perawat jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah (RS BLUD) Palabuhanratu yang menanganinya,keduanya masuk ke IGD sekitar pukul 04.00 WIB dalam keadaan kritis dengan luka bakar di seluruh tubuhnya.

“Luka bakar yang dialami dua korban tersebut mencapai 81 persen lebih, dan sejauh ini keduanya masih dalam perawatan intensif,” terang perawat yang enggan dikorankan namanya.

Ahmad (27) salah satu penghuni rumah menjelaskan, kebakaran terjadi saat para penghuni rumah yang berjumlah tujuh orang itu terlelap tidur.

“Saya sedang tidur saat itu, tahu-tahu api sudah memenuhi ruangan, saya kaget dan langsung mengambil air untuk memadam-kannya,” akunya.

Namun sayang, Esih dan Desta yang tidur di kamar paling pojok terjilat si jago merah hingga mengalami luka bakar sangat serius. Keduanya langsung dievakuasi ke rumah sakit. Korban yang berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Tak ada tetangga atau pun pemadam kebakaran yang sempat membantu. Api pun cepat melumat rumah panggung yang berdindingkan bilik bambu itu. Selain dua korban terbakar, Haji Uloh pun mengalami kerugian materil yang ditaksir men-capai puluhan juta. Lantaran bangunan rumah dan sebagian isinya ludes terbakar.

“Kami hanya bisa menyelamatkan pakaian dan dapur saja karena terpisah. Sedangkan rumah dan sebagian isinya habis,” jelasnya.

Setelah api bisa dipadamkan, warga yang lainnya baru berdatangan membantu. Karena rumah yang lokasinya jauh dari perkampungan dan akses yang sangat sulit dijangkau membuat banyak orang tak mengetahui ada api yang melahap rumah orang tuanya itu.

“Ini rumah di perbatasan Desa Citarik, tak ada rumah lagi setelah ini,” jelasnya. (cr3/dep)

Feeds