Jelang Pilkada, Polisi Terus Dilatih

PERSIAPAN: Anggota Dalmas Polres Sukabumi Kota saat berlatih dalam mengendalikan massa pada pilkada serentak Desember mendatang di Lapang Merdeka Kota Sukabumi.

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Selain 623 personel anggota Polres Sukabumi yang akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pilkada serentak 9 Desember mendatang, sebanyak 90 personel Pengendalian Massa (Dalmas) Polres Sukabumi Kota pun siap diterjunkan.

Bahkan, pasukan berbaju cokelat itu terlihat sudah mulai berlatih di Lapangan
Merdeka Kota Sukabumi, untuk menghadapi massa, Selasa (18/8/2015).

Kendati Kota Sukabumi tidak ikut pilkada, namun ada tujuh kecamatan wilayah administratif Kabupaten Sukabumi yang masuk wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Ada tujuh kecamatan wilayah administrasi Kabupaten Sukabumi yang masuk dalam wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Seperti wilayah-wilayah yang memang menjadi perbatasan antara kota dan kabupaten, maka dari itu, wajib bagi kita untuk memberikan pengamanan,” terang Kepala Satuan Sabhara Polres Sukabumi Kota, AKP Roni Haryanto kepada Radar Sukabumi, Selasa (18/8/2015).

Kedelapan kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Sukabumi, Cisaat, Gunung-guruh, Sukaraja, Kadudampit, Cireunghas, Sukalarang dan Kebonpedes.

Roni menambahkan, anggota dalmas pun akan ikut dilibatkan dalam pengamanan hingga ke tempat pemungutan suara (TPS). Sebelumnya, Kapolres Sukabumi, AKBP Muhammad Ridwan menjelaskan, jajaran kepolisian tidak mau lengah dalampengamanan pilkada ini.

Bahkan ia mengimbau, setelah penetapan dan pengumuman pasangan cabup dan cawabup, masing-masing kandidat, partai pendukung dan tim suksesnya agar bisa menjalankan sosialisasinya sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang berlaku. Sehingga tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan.

“Kalau ada kecurangan dan dapat dibuktikan kita akan tindak tegas sesuai per-aturan yang berlaku. Baik sesuai KUHPidana maupun PKPU,” ancamnya.

Ia juga berharap, baik Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) termasuk ma-syarakat proaktif dalam menjalankan pengawasan di lapangan. Sehingga ke-curangan-kecurangan tersebut bisa diantisipasi.

“Lebih baik mencegah dari pada menindak. Kalau sudah mencegah dan tetap saja ada pelaku curang bahkan pengrusakan, jelas harus ditindak sesuai aturan,” imbuhnya. (wdy/ryl/dep)

Feeds