HUT RI Telan 4 Nyawa

ILUSTRASI

 

 

ILUSTRASI
ILUSTRASI

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Berbarengan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 setidaknya relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Polri dan TNI mengevakuasi tiga jenazah sekaligus di Pantai Ujunggenteng dan Air Terjun Curug Awang, Ciemas.

Para korban itu merupakan wisatawan yang ingin menikmati libur panjang, termasuk di hari perayaan HUT RI ke-70. Nasib nahas itu salah satunya menimpa karyawan Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Kabupaten Sukabumi, Anjar Nugraha (19). Warga Kampung Warungpeuteuy RT 03/07 Desa/Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi itu tenggelam saat berenang bersama tiga rekannya di destinasi wisata air terjun Curug Awang Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/8/2015).


Jasad korban pun baru ditemukan oleh warga bersama tim Search and Rescue (SAR) Gabungan yakni PMI, Papsi, TNI dan Polri sekitar pukul 11.00 WIB, kemarin (17/8). Informasi yang dihimpun, korban bersama tiga rekannya mengunjungi destinasi wisata di kawasan Geopark Ciletuh sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (16/8). Korban ber-sama tiga rekannya berenang di kubangan Curug Awang.

“Menurut rekan korban yang bernama Ade, korban terus ke tengah ingin foto-foto dekat air terjun. Setelah mendekat, malah tenggelam di pusaran,” tutur Humas Relawan PMI Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu) yang diamini Kepala Markas PMI Kabupaten Sukabumi, Budi Hartono.

Sontak, warga bersama Komunitas Papsi langsung melakukan pencarian. Namun hasilnya nihil. Orang tua korban pun meminta bantuan kepada Relawan PMI Kabupaten Sukabumi. Sebanyak tujuh relawan PMI pun dikerahkan bersama tim SAR lainnya dari kepolisian, TNI, Papsi dan warga sekitar.

“Jasad korban baru ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di pusaran air terjun. Kay- aknya terjepit batu di dalam air akibat terseret arus air terjun,” tambahnya.

Jenazah pun langsung dievakuasi ke IGD Puskesmas Ciemas menggunakan mobil ranger Polsek Ciemas. Setelah diidentifikasi oleh tim medis puskesmas yang dibantu tim relawan PMI, jenazah Anjar pun langsung dibawa menggunakan mobil Rescue PMI Kabupaten Sukabumi ke rumah duka di Kampung Warungpeuteuy RT 03/07 Desa/Kecamatan Nyalindung.

Sontak, saat kedatangan jenazah, histeris tangisan keluarga korban pun pecah. Bahkan nenek korban shock hingga memarahi rekan-rekan korban.

“Korban dimakamkan di TPU Kampung Cipeuteuy,” katanya.

Sementara itu, warga dan pengunjung di Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap juga selama dua hari berturut-turut digegerkan dengan penemuan tiga jenazah wisatawan korban tenggelam saat berenang.

Ketiganya yakni, Wahyu Riano (23) warga Grogol Petamburan Jakarta Barat, Maidan Fahmi (25) warga Jalan Mawar RT 001/003 Kelurahan Kemirimuka Kecamatan Beji Depok dan Bririandari (25) warga Kampung Gedong RT 002/004 Kelurahan Kemirimuka Kecamatan Beji Depok.

Anggota Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Hendra (24) menjelaskan, para korban tersebut tenggelam akibat berenang terlalu tengah.

“Mereka terseret arus bawah hingga terseret ke tengah,” kata Hendra.

“Korban yang bernama Wahyu Riano ditemukan pada hari Minggu. Sedangkan dua korban lagi ditemukan hari Senin,” jelasnya.

Para korban langsung dievakuasi tim relawan PMI Kabupaten Sukabumi bersama Polisi dan TNI. Ketiganya dikabarkan teng-gelam pada Sabtu (15/8/2015). (ryl/cr3/dep)