PNS ‘Ogah’ Donor Darah

Donor Darah
Doroh darah
Doroh darah

POJOKJABAR.id. CIANJUR – Pegawai negeri sipil (PNS) yang ada lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Sukabumi kurang begitu doyan (mau, red) untuk menyumbangkan darahnya, mereka terlihat ogah (malas, red) untuk ikut serta dalam kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan di Lingkungan Pemekot Sukabumi.

Perhimpunan Donor Darah Indonesia Kota Sukabumi hanya mampu mengumpulkan sekitar 30 labu darah saja tak sebanding dengan jumlah personil PNS di Sekertariat Pemerintah Kota Sukabumi.

“Pendonor sekarang ini memang ada peningkatan dibanding sebelum bulan Ramadan lalu, hanya sekitar 16 labu darah,” ujar Sekertasir PDDI, Oscar Lesnusa saat melakukan kegiatan donor darah di Balaikota, Senin (10/8/2015).

Oscar menjelaskan padahal kegiatan sosial seperti ini sudah diberitahuan sebelumnya. Bahkan biasanya dalam kegiatan apel pagi sudah diumumkan agar para PNS memberikan sumbangan darahnya.


“ Tadinya di sini kami mengharapkan akan mendapatkan banyak pendonor menginga jumlah PNS yang begitu banyak,” katanya.

Sampai saat ini pendapatan labu darah di Kota Sukabumi sangat minim sekali belum ada peningkatan yang siginifi kan setiap bulannya. Padahal kebutuhan labu darah untuk warga Kota Sukabumi diperlukan hampir seribu kantong labu darah.

“Kita sudah lakukan sosialisasi tapi antusias masyarakat masih minim tapi setiap bulannya masih sekitar 400 labu darah yang dikumpulkan PDDI,”cetusnya.

Untuk memenuhi kebutuhan labu darah di Kota Sukabumi, pihaknya men-gambil labu darah dari PMI kota-kota lain seperti Bogor dan Bandung. Ia berharap ketergantungan kebutuhan labu darah dari kota lain tidak terus terjadi.

“Kita akan berupaya terus untuk menggalakan dan me-nyadarkan masyrakat kota Sukabumi untuk melakukan donor darah,” ungkapnya.

Rencana kedepan un-tuk memperingati hari ke-merdekaan Republik Indonesia, PDDI Kota Sukabumi gencar melakukan kegiatan donor darah di berbagai intansi dan elemen masyarakat. Pihaknya akan menggelar donor darah di intansi pemerintahan, perusahaan negeri atau swasta, sekolah dan perguruan tinggi.

“Mari kita sumbangkan darah kita untuk kebutuhan masyarakat Kota sukabumi,”
harapnya.

Sementara itu Wakil Walikota Sukabumi Achmad Fahmi membantah kurangnya ketidak pedulian PNS dalam mendonorkan darahnya. Lantaran para PNS bukannya tidak mau mendonorkan darahnya melainkan karena berbagai faktor diantaranya, kesehatan pegawai. Selain itu para PNS belum mengetahui banyak manfaat baik dari donor darah.

“Jadi memang unik perma-salahan donor darah ini, ada yang bisa tapi gak mau, ada yang mau tapi karena faktor kesehatan,”kilahnya.

Terlepas dari itu, Fahmi menghimbau kepada PNS yang ada di Kota Sukabumi, pegawai swasta dan masyarakat jangan takut untuk menyumbangkan darahnya. Mengingat kebutuhan labu darah di Kota sukabumi cukup banyak, mari kita bantu orang yang membutuhkan.

“Kucuran darah sedikit bermanfaat bagi orang yang membutuhkan, selain untuk kesehatan juga untuk menjadi ibadah,”tukasnya. (bal/dep)