Butuh 12 Tahun untuk Naik Haji

calon-jamaah-haji
Calon Jamaah Haji (ilustrasi)./Foto: Istimewa
MENURUN: Kuota haji Kota Bogor mengalami penurunan 20 persen. Akibatnya, daftar tunggu haji semakin membengkak.
Ilustrasi

POJOKJABAR.id, SUKABUMI – Bagi umat islam menjalankan ibadah haji ke tanah suci Mekkah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu menjalankannya. Ibadah hajiyang merupakan rukun islam kelima ternyata bukan lagi perkara soal biaya saja, namun jadwal pemberangkatan juga menjadi kendala. Pasalnya, jika ada orang yang berniat untuk pergi memenuhi panggilan-Nya ke Tanah Suci harus siap menunggu hingga 10 sampai 12 tahun.

Berdasarkan informasi dari Kementrian Agama (kemenag) Kota Sukabumi bahwa data antrian yang akan melaksanakan haji sudah mencapai 2 ribu calon haji (calhaj). Maka, secara tidak langsung bagi yang baru berniat dan mendaftar maka harus menunggu, pasalnya pemberangkatan sesuai dengan data pendaftar sebelumnya.

“Data antrian yang akan melaksanakan haji sudah mencapai sekitar 2 ribu. Dalam pemberangkatannya ditentukan dari pusat. Hanya saja biasanya dilihat dari yang lebih awal mendaftar. Perkiraan pemberangkatan bagi calon haji yang baru, maka harus menunggu itu dilihat dari Waiting list (daftar tunggu red), dan itu bisa membutuhkan waktu 10 hingga 12 tahun menunggu “ujar Kasi haji Kemenag Kota Sukabumi, Asep Khaerul Mukmin kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), Senin (10/8/2015).

Sementara saat ditanya soal rincian data jemaah dirinya mengaku rincian data jemaah haji yang siap berangkat ke tanah suci Makkah belum jelas. Pasalnya, data tersebut tinggal menunggu dari pusat. Sedangkan untuk pemberangkatan jemaah haji Kota Sukabumi yang masuk list pada tangal 12 September mendatang belum didapat secara jelas, karena pihaknya sampai saat ini masih menunggu pendataan dari 191 jamaah yang akan berang-kat dikloter 59.


“Untuk data siapa saja yang positif tahun ini berangkat belum ada. Kami masih menunggu info dari pusat,”terangnya.

Diprediksikan data pemberangkatan jamaah haji itu fix tidak lama lagi. Sambil menunggu, pihaknya mengaku tengah mempersiapkan pemberian pemahaman ke-pada jamaah akan kesiapan dalam menjalankan haji.

“Kami yakin jemaah yang akan berangkat ini sudah siap segala-galanya. Dari itulah untuk selualu memotivasi mereka, kami terus berupaya memeberikan pemahan yang positif,” terang Asep.

Dipastikan jemaah yang akan berangkat serempak se Indonesia pada tanggl 21 September. (lan/dep)