Warga di Selatan Sukabumi Antre Air Bersih

Dampak kekeringan akibat kemarau panjang
Dampak kekeringan akibat kemarau panjang
Dampak kekeringan akibat kemarau panjang

POJOKJABAR.id, SUKABUMI-Dampak kekeringan akibat kemarau panjang semakin dirasakan masyarakat terutama yang tinggal di daerah selatan Kabupaten Sukabumi. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga harus menunggu mobil tangki air kiriman pemerintah. Keadaan ini dialami warga di kampung Cidahon, Cibitung dan Cibolang.

Ketiga kampung tersebut berada di Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu. Hanya saja pengiriman tak bisa dilakukan setiap hari karena pengiriman mesti dilakukan secara bergilir. Hal ini terjadi lantaran kebutuhan yang cukup banyak. Sekalinya air datang, warga harus mengantre membawa ember dan alat tampung lainnya.

“Sumber air yang kami gunakan berasal dari sumber air Cilisung. Namun karena longsor sekitar satu minggu lalu parit sebagai jalur distribusi air tersumbat. Sebelum kejadian longsor, air dari Cilisung ini kami tampung lalu dikirim menuju rumah-rumah warga menggunakan selang,” ungkap Neneng (45), warga Cidahon.

Menurut Neneng,pasokan air dari tangki digunakan untuk minum sedangkan untuk kebutuhan lainya masih menggunakan air dari sumber mata air Cilisung meski kotor.


“Jika saja kerusakan yang diakibatkan oleh longsor itu dapat dikejakan oleh warga mungkin sudah selesai dari kemarin. Namun kerusakan yang terjadi sangat besar sehingga dibutuhkan alat berat,”jelasnya.

Sementara itu, Dampak kemarau panjang tak hanya membuat kesulitan warga mendapatkan sumber air un-tuk dikonsumsi. Di daerah ini, lahan pertanian sawah kering kerontang bahkan sebagian besar petani mengalami keru-gian akibat gagal panen.

“Biasa hasil panen dapat mencukupi untuk kebutuhan beras keluarga saya, namun pada musim kali ini saya harus membeli beras gara gara sawahnya kering,”ujar pemi-lik lahan, Ade Jaenudin (35).

Menurut dia, kekeringan lahan pesawahan terjadi se-jak bulan lalu. Lalu krisis air juga melanda sumber mata air untuk dikonsumsi warga.

“Kami berharap pemerintah memberikan solusi kepada kami mengenai permasala-han kekeringan ini,” tukas Ade.(cr3/dep)