Bangun Terminal, Pemkot Sukabumi Butuh 15 M

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

POJOKJABAR.id, SUKABUMI- Pembangunan terminal tipe A yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Baros Kota Sukabumi akan kembali dikerjakan, meski sempat tertunda lama, kini pengerjaan mulai dilanjutkan kembali untuk pembangunan tahap akhir. Setelah pemerintah Kota sukabumi mendapatkan Kucuran dana sebesar Rp 15 Miliyar dari pemerintah Pusat.

“Ya kini pengerjaannya sudah dilakukan. Targetnya tahun ini sudah bisa rampung,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan Bina Marga Kota Sukabumi Asep Irawan, belum lama ini.

Asep menjelaskan dana pemerintah pusat tersebut untuk menyelesaikan tahap akhir proses pembangunan terminal Tipe A. Adapaun dana tersebut digunakan untuk pembangunan ruang tunggu penumpang, gedung utama terminal dan pekerjaan utilitas seperti penerangan Jalan Umum (JPU), drainase ,kelengkapan rambu-rambu dan lainnya.

“Pokoknya dana tersebut akhir dari pembangunan terminal tipe A,”jelasnya


Mengenai pengoperasian terminal tipe, Asep belum bisa memastikan lantaran dengan adanya pengalihan kewenangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat berarti keputusan beroperasi atau tidak itu ada di tangan pemerintah pusat. Sampai saat ini, dirinya belum mendapatkan kabar untuk pengoperasian termi-nal tersebut.

“Ya memang keputusannya dari pusat, jadi kami belum bisa me-mastikan terminal ini sudah bisa beroperasi tahun depan atau tidak,” ungkapnya.

Meskipun belum adanya kepastian, Asep sudah menyiapkan jalan alternatif jika memang ada intruksi dari pemerintah pusat un-tuk sugera beroperasi. Ada dua jalan alternatif yang nantinya menjadi pilihan yaitu untuk angkutan yang arah ke Bandung dan sekitarnya bisa melalui jalan Baros terus tembus ke jalan sarasa atau pembangunan atau menggunakan atau memutar ke jalan lingkar selatan, masuk Jalan cemer-lang dan tembus ke Jalan Bhayangkara.

“Dua jalan alternatif itu masih dalam kajian dinas perhubungan, jika memang terpaksa harus beroperasi tahun 2016. Namun jika harus menunggu pembangunan jalan lingkar selatan tahap III tak jadi masalah, kita lewat situ lalu keluar di jalan Ciandam masuk ke Jalan pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu perjalanan pembangunan terminal tipe A memang membutuhkan perjalanan cukup panjang. Pembangunan ini dimulai pada tahun 2001 untuk pembuatan DED, karena tidak ada anggaran terpending hingga terlaksana 2009 itu pun bertahap. Baru pada 2013 sampai 2015 mendapatkan bantuan dari pusat. Sampai saat ini pem-bangunan terminal sudah menghabiskan sekitar Rp 21 miliar. (bal/d)