Kader Gerindra ‘Lesu’ Hadapi Pilkada

Gerindra.

Gerindra.

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Usai mendapatkan surat keputusan (SK) dari dewan pimpinan pusat (DPP) setelah pencabutan SK awal yang mendukung pasangan Marwan-Adjo ternyata kader Gerindra malah mendadak ‘lesu’.

Betapa tidak, dengan keluarnya kembali SK baru untuk Novian Abdurahman sebagai F1 ternyata tidak diminati calon lain yang sebelumnya digadang-gadang untuk mendampingi kader muda Gerindra ini.

Tentunya hal tersebut sangat disayangkan di saat bersamaan pasangan yang digadang-gadang bersatu dengan Novian malah menyatakan sepakat dengan pasangan lain.

Ya, bakal calon Totong Suparman memang sedari awal akan bersama-sama dengan Novian, namun kenyataan ini mendadak berubah setelah Totong menyatakan sepakat dengan pengusaha asal Sukabumi, H Ado Murtado.

Meski kemungkinan masih bisa terjadi, namun dengan adanya pemetaan politik seperti ini, kader Gerindra terancam tidak bisa mengikuti pilkada serentak 2015 mendatang, kalaupun mau sifatnya hanya akan mendukung pasangan lain.

Beberapa pengamat mengatakan kondisi ini hal yang biasa terjadi di politik, sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin.

“Ini adalah dinamika politik, inilah pembelajaran yang sesungguhnya bahwa di politik tidak ada yang pasti,” jelas Pengamat Politik dari Kalangan Akademisi Asep Deni kepada Radar Sukabumi.

Sementara itu di sisi lain, sebelumnya terjadi saling mengklaim SK rekomendasi terhadap calon bupati dan wakil bupati di tubuh Partai Gerindra. Hal ini terjadi sebab DPP Gerindra kembali menerbitkan SK rekomendasi kepada bakal calon bupati dan wakil bupati Novian Abdurahman – Totong Suparman.

SK yang disahkan di Jakarta tanggal 25 Juli 2015 ini ditandatangani Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum, Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ahmad Muzani.

Dengan SK tersebut, maka menganulir SK rekomendasi untuk pasangan calon Marwan Hamami dan Adjo Sardjono, yang disahkan di Jakarta pada tanggal 20 Juli 2015.

“Kami menegaskan bahwa DPP Gerindra sudah mengesahkan melalui SK rekomendasi bahwa Novian Abdurahman – Totong  Suparman, yang maju di Pilkada Kabupaten Sukabumi. Adapun SK yang sebelumnya sudah keluar dianulir dan ditarik kembali,” ungkap Korda Pemenangan Pilkada DPD Partai Gerindra Jabar untuk Kabupaten Sukabumi, Ade Dasep Zaenal Abidin.

Dasep menuturkan dengan SK tersebut ditegaskan Partai Gerindra hanya akan mengusung pasangan calon dari kader sendiri dan bukan mendukung pasangan calon dari partai lain.

Dengan demikian Novian Abdurahman akan didaftarkan di KPU tepatnya, Selasa (28/7/2015), dengan SK rekomendasi tersebut.

“Tentunya kami akan mendaftar kami percaya diri optimis karena memiliki SK ini,” terangnya.

Mengenai pengurus Partai Gerindra yang ikut dalam deklarasi pasangan calon Marwan-Adjo, Dasep mengungkapkan dukungan tersebut dianggap pribadi tanpa membawa partai.

Meski demikian, pengurus yang mendukung calon lain harus patuh dan kembali kepada keputusan DPP untuk mendukung pasangan yang sudah jelas-jelas diberikan rekomendasi. Sebab jika tak dipatuhi akan ada sanksi sesuai dengan peraturan organisasi.

“SK tersebut mengharuskan seluruh pengurus dan kader partai untuk mengamankan dan memenangkan pasangan calon Novian dan Totong karena dasarnya sudah jelas,” tegasnya.

(radarsukabumi/dri/hnd)

Feeds

USBN

Soal Rawan Bocor, USBN Dihapus

Tidak tahu ini kabar menggembirakan apa kabar pemerosotan, tingkat kelulusan saat ujian sekolah berstandar nasional (USBN).