Seperti Ini Hotel Tempat Tewasnya Matan Pasutri

JADI TONTONAN : Sejumlah petugas saat mengevakuasi dua korban yang diduga bunuh diri di sebuah kamar hotel Melati Andreas, Jalan Raya Cisolok, Bojong Haur Desa Cikaka Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi

JADI TONTONAN : Sejumlah petugas saat mengevakuasi dua korban yang diduga bunuh diri di sebuah kamar hotel Melati Andreas, Jalan Raya Cisolok, Bojong Haur Desa Cikaka Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identifi cation System (Inafis) mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat mantan pasangan suami istri (pasutri) di Hotel Melati Andreas, Jalan Raya Cisolok, Bojong Haur Desa Cikakak Kecamatan Cikakak, kemarin (14/7). Tim yang didampingi anggota polisi ini langsung masuk ke kamar Cempaka nomor 2. Hal ini dilakukan polisi sebagai lanjutan dari penyelidikan yang sudah dilakukan.

“Untuk perkara itu sudah ditangani Polres Sukabumi. Kepolisian sendiri hingga saat ini masih menunggu hasil lab dan otopsi dari Dokkes RS Polri Kramat Jati,” ujar Kapolsek Cikakak, AKP I. Djubaedi.

Menurut dia, kedua korban Marino (32) dan Kania Nurmala (23), sudah dimakamkan secara berdampingan oleh pihak keluarga di Kampung Pajagan RT 02/07, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok kemarin.

“Keduanya sudah dimakamkan seusai diotopsi di RSUD Sekarwangi,” jelasnya.

Sementara itu, pasca terjadinya peristiwa tersebut tak terlihat aktivitas apapun di dalam hotel, padahal hari sebelumnya hotel itu buka seperti biasa dan melayani tamu yang akan menginap.

“Beda saja suasananya setelah ada kejadian kemarin itu. Kayaknya takut,” ujar salah satu warga sekitar,

Herman (45).Warga lainnya, Nandar (28) mengungkapkan, hotel tersebut menjadi tempat tamu pasangan muda bermalam. Bahkan di malam saat kejadian penemuan mayat, sejumlah pasangan muda berniat untuk bermalam tapi niatnya diurungkan saat mengetahui adanya penemuan mayat di hotel ini.

“Memang Hotel ini suka didatangi banyak tamu, mayoritas berpasangan. Apalagi kalau akhir pekan, hotel ini dipilih karena pengelola hotel memasang tarif cukup murah hanya Rp 75 Ribu – Rp 100 ribu per malam,” imbuh Nandar.

Sebelumnya, Marino (32) dan Kania Nurmala (23) ditemukan tewas terbujur kaku di sebuah kamar Hotel Melati Andreas. Mayat pria ditemukan dengan kondisi leher menggantung dengan seutas tali di kusen kamar mandi penginapan. Sedangkan, yang wanita telentang di atas tempat tidur dengan wajah tertutup bantal. (lan/dep)

Feeds