Tak Ada yang Mengaku Mayat tanpa Identitas Ini

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Sudah tiga hari ini, jajaran Unit Laka Polres Sukabumi masih kesulitan menemukan identitas korban kecelakaan yang meninggal dunia pada Minggu (12/07) kemarin. Selain minimnya petunjuk yang diperoleh dari korban, juga belum ada masyarakat yang melapor kehilangan anggota keluarganya.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan, tapi belum juga kami temukan identitasnya. Terlebih sampai saat ini belum ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya,” ujar Kanit Laka Polres Sukabumi, Ipda Hermansyah saat berada di BLUD RS Sekarwangi, Senin (13/7).

Dikatakan Hermansyah, korban yang belum diketahui identitasnya itu merupakan korban kecelakaan di Jalan Karangtengah tepatnya di RT 01/06 Desa Batununggal Kecamatan Cibadak pada Sabtu (11/7) lalu. Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkannya, korban melajukan kendaraannya dari arah Sukabumi menuju Cibadak.

Tiba di tempat kejadian, korban yang mengendari motor Yamaha Vega-R tanpa lampu utama dan plat nomor itu hendak menyalip sebuah kendaraan. Namun nahas, saat akan menyalip, dari arah berlawanan datang sebuah mobil pick-up bernopol F 8677 UP yang dikemudikan Risman Nurjaman (38). Adu bagong pun tak terhindarkan, sehingga motor korban ringsek dan tubuhnya terpental.

“Korban ini melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi dengan keadaan lampu utamanya mati dan tak mengenakan helm. Insiden kecelakaan pun terjadi, korban langsung dilarikan ke rumah sakit karena lukanya cukup parah,” terangnya.

Petugas Unit Laka Polres Sukabumi langsung mendatangi tempat kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti. Namun, saat korban dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan satu identitas pun tentang korban. Namun yang jelas, korban mengenakan kemeja putih bergaris dan jaket baseball bertuliskan SMP Taman Siswa Cibadak. Selain itu, tak ada lagi identitas diri korban.

“Korban ini ciri-cirinya rambut lurus dimohak, wajah oval dan mata agak sipit. Kami tidak menemukan identitas diri lainnya pada korban. Bahkan, saat nomor mesin dan rangka kendaraan kami cek di Samsat juga tidak terdaftar,” jelasnya.

Hermasnyah berharap, jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya khususnya laki-laki berusia 20 tahunan dengan ciri-ciri di atas, harap segera mendatangi pihak kepolisian. Pihak kepolisian akan membantu supaya keluarga segera membawa jenazah korban.

“Saat ini jenazah korban berada di kamar mayat Sekarwangi. Bagi yang merasa kehilangan silakan datang atau hubungi kami. Tapi kalau tidak ada, kami terpaksa akan mengebumikan korban di area Sekarwangi,” tandasnya.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Raden Erik Bangun Prakarsa menegaskan, sebagai tanggung jawab Satlantas, pihaknya sudah berupaya untuk mencari informasi siapa keluarga korban tersebut. Namun, hingga kini pihaknya masih kesulitan.

“Hingga kini tidak ada keluarga korban yang melapor kehilangan keluarga dengan ciri-ciri itu. Mudah-mudahan segera ada yang mengaku, kasihan,” imbuhnya.

Sementara itu, Humas BLUD RS Sekarwangi, Ramdansyah menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban mengalami luka parah di bagian dalam. Tulang rusuknya patah hingga menembus paru-paru. Sementara kaki dan anggota tubuh lainnya hanya mengalami luka lecet saja.

“Korban sempat mendapat penanganan medis, namun karena lukanya cukup parah, pada Minggu (12/7) korban meninggal dunia. Kini korban berada di kamar mayat karena belum ada keluarganya,” singkatnya. (ren/dep)

Feeds