Terminal Sudirman Diserbu Pemudik

SIBUK MUDIK: Sejumlah pemudik mulai membanjiri Terminal Bus Sudirman, Kota Sukabumi. FOTO:WIDI/RADAR SUKABUMI

SIBUK MUDIK: Sejumlah pemudik mulai membanjiri Terminal Bus Sudirman, Kota Sukabumi. FOTO:WIDI/RADAR SUKABUMI

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Memasuki H-5 Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Terminal Bus Sudirman Kota Sukabumi mulai dibanjiri para pemudik yang berasal dari jurusan Jakarta, Minggu (12/7).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mencatat, lonjakan pemudik mulai terlihat sejak H-10 Lebaran tepatnya Selasa (7/7) lalu. Kepala Terminal Bus Sudirman Sukabumi, Imran Whardani mengatakan, rata-rata kenaikannya mencapai ribuan pemudik. Namun untuk Sukabumi, menjelang Lebaran ini kenaikan terjadi pada kedatangan bus dibandingkan keberangkatan. Khususnya dari arah Jakarta.

“Karena Kota Sukabumi merupakan tempat tujuan pemudik, jadi kebanyakan pada sisi pendatangnya. Sementara untuk keberangkatan bus kita menurun, terkecuali untuk keberangkatan ke daerah Jawa terjadi kenaikan yang cukup signifikan,” terangnya saat dihubungi Radar Sukabumi, Minggu (12/7).

Dijelaskan Imran, pada pada H-10 atau Selasa (7/7), jumlah bus yang masuk Terminal Sudirman sebanyak 136 bus, dengan jumlah penumpang 941 orang, atau mengalami kenaikan 15.38 persen dibandingkan hari biasanya. Sementara H-5 atau Minggu (12/7), jumlah bus datang mengalami peningkatan yang cukup tinggi yaitu 148, dengan jumlah penumpang 1.424 orang, atau mengalami kenaikan 20.60 persen dibanding hari-hari sebelumnya.

Diprediksi lonjakan pemudik ini akan terus bertambah hingga H-2 menjelang Lebaran.

“Kami telah menyidiakan beberapa posko seperti kesehatan, istrahat, dan uji kelayakan sopir,”terangnya.

Masih kata Imran, hingga saat ini pihaknya belum menemukan kendala.

“Hanya saja sekarang ini kedatangan armada bus sering terjadi keterlambatan, khususnya untuk wilayah Jakarta,”katanya.

Sehingga, tidak sedikit penumpang yang telantar khususnya untuk para pemudik ke daerah Jawa. Bahkan, bus yang seharusnya bisa berangkat hingga tiga kali, kini hanya berangkat satu kali lantaran terjebak macet, dan ini menjadi kendala bagi para sopir.

“Kemungkinan karena banyak terjebak macet, apalagi sepanjang jalur dari arah Bogor ke Sukabumi sekarang macet total. Jadi, banyak yang telat datang. Untuk keterlambatannya sendiri bisa sampai 2-3 jam,”urainya.

Sementara itu, salah satu pemudik dari Jakarta, Handi Setiawan (35) sempat mengeluh lantaran bus yang ditumpanginya terjebak macet, terutama arah Kabupaten Sukabumi.

“Saya berangkat pagi biar enggak kena macet, eh ternyata sampai siang juga macetnya. Tadi (kemarin,red) macetnya panjang, sempat kesal juga saya,” keluh pria yang akan meneruskan perjalanannya ke Palabuhanratu itu. (wdy/dep)

Feeds