Di Sukabumi, Hingga Mei Ada 35 Kasus

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) bersama Lembaga Penelitan Sosial dan Agama (Lensa) Kabupaten Sukabumi menggelar Malam Renungan AIDS Nasional (MRAN) di Rumah Penanganan Sosial (RPS) Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Rabu (27/5) malam.

Acara yang dihadiri puluhan komunitas ‘kunci’ itu berlangsung khidmat, dengan dihadiri Kadinsos Kabupaten Sukabumi, Nasihudin, Dinas Kesehatan dan tamu undangan lainnya. Semuanya larut dalam khidmatnya acara terlebih lagi saat sesi penyampaian harapan dari ‘penerima manfaat’.

Ketua KPA Kabupaten Sukabumi, Asep Suherman mengatakan, bardasarkan catatannya tahun ini, dari Januari hingga Mei, pengidap HIV mencapai 35 kasus. Mayoritas, mereka yang positif itu berada pada angka usia produktif, yakni mulai 15 – 29 tahun.

“Virus ini sudah mulai menyerang daerah selatan. Seperti Pajampangan,” ujar
Asep Suherman kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id).

Dikatakan Asep, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada sejumlah kecamatan di seluruh Kabupaten Sukabumi. Sosialisasi tersebut salah satunya menyampaikan tempat pemeriksaan atau layanan bagi masyarakat yang hendak mengetahui terjangkit virus atau tidak.

“Ada sepuluh puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sukabumi yang bisa dimanfaatkan masyarakat dalam pelayanan ini. Seperti Buniwangi, Palabuhanratu, Cikakak, Cikembar, Cicurug, Sukaraja, Cisaat, Karawang, Sagaranten dan Purabaya. Pelayanan ini tidak dipungut biaya,” tandasnya.

Sementara itu, koordinator program penanggulangan HIV/AIDS Lensa Kabupaten Sukabumi, Mahbub Alfarizi menambahkan, selain 35 orang yang positif, dari awal hingga bulan ini sudah ada tujuh orang yang meninggal akibat virus ini. Sehingga, untuk terus menumbuhkembang-kan semangat hidup pengidap lainnya, Lensa menggelar acara MRAN.

“Ini sebagai upaya memberikan semangat hidup juga buat teman-teman. Karena, kalau bukan kita siapa lagi? Mereka itu tidak boleh dijauhi, tetap harus mendapat perhatian,” timpalnya.

Mahbub juga berharap, dengan adanya kegiatan MRAN ini, masyarakat bisa mengetahui akan bahaya dari pada virus mematikan itu. Sehingga, selain menghindari perbuatan yang mengundang virus, juga dapat mengetahui bagaiama menyikapi orang yang positif.

“Bukan orangnya yang harus dijauhi, tapi virusnya,” ajaknya.

Kadinsos Kabupaten Sukabumi, Nasihudin menambahkan, di tahun mendatang, pihaknya tengah merencanakan program sosial dengan memberdayakan sepuluh orang setiap desa sebagai Satgas Kepedulian Sosial. Sehingga nantinya, akan membantu pihak terkait dalam program pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi.

“Terlebih lagi, saat ini baru Lensa yang fokus dalam penanganan ini. Kita apresiasi LSM ini. Semoga saja, rencana tahun mendatang berjalan lancar dengan mendapat dukungan dari semua pihak,” singkatnya. (ren/dep)

Feeds