Disdukcapil Obsesi Bentuk 40 UPTD Lagi

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi berobsesi untuk membentuk 40 Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD). Lantaran, hingga kini pihaknya baru memiliki tujuh UPTD yang tersebar di tujuh kecamatan.

Rencana tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Kepala Bidang Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Ridwan menjelaskan, dalam meningkatkan pelayanan prima, salah satu indikatornya masyarakat harus lebih mudah dan dekat dalam membuat setiap catatan kependudukan. Sehingga, eksesnya akan lebih cepat dalam mewujudkan pelayanan prima.

“Untuk saat ini, mesin pencetaknya hanya ada di Disdukcapil saja. Kami juga sudah mengajukan permohonan penambahan delapan mesin pencetak KTP. Satu untuk penambahan di Dinas dan tujuh lagi akan dioperasikan di tujuh UPTD,” ujar Ridwan kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), kemarin (5/5).

Masih kata Ridwan, dengan kondisi geografis dan luas wilayah begitu luas, pihaknya akan mengajukan pembentukan UPTD di tiap kecamatan.

“Jadi kalau UPTD dan mesin pencetaknya sudah ada di tiap kecamatan, maka lebih cepat dan mudah lagi. Kami sebagai petugas di UPTD hanya melakukan pemantauan,” sebutnya.
Namun, hingga kini, harapan untuk mewujudkan hal itu masih mendapat kendala. Selain harus ada eselon IV A dan IV B juga masih disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Untuk mewujudkan UPTD di setiap kecamatan, pemerintah harus menambah pejabat struktural eselon IV A dan IV B sebanyak 80 orang,” paparnya.

Dengan semakin dekatnya pelayanan kepada masyarakat, maka tentu masyarakat tidak lagi harus merogoh saku dalam-dalam untuk membayar transportasi.

Sebelumnya, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Sofyan Effendi sudah mengajukan penambahan sebanyak delapan mesin pencetak KTP kepada Bupati Sukabumi, Sukmawijaya. Bahkan, pengajuannya itu mendapatkan lampu hijau dan bakal segera direalisasikan. Hal tersebut diungkapkan Sofyan Effendi di ruang kerjanya.

Rencana penambahan mesin pencetak KTP tersebut awal tahun 2015 ini. KTP yang bukan elektrik dinyatakan tidak berlaku. Akibatnya, pemohon KTP di instansinya itu setiap harinya selalu membludak. Bahkan secara akumulasi, pemohon KTP elektrik tak kurang dari 1.000 pemohon per hari.

“Peralatan yang kami miliki kurang memadai, para petugas pembuat KTP pun harus kerja lembur hingga larut malam. Nah permohonan penambahan mesin ini Insya Allah akan segera direalisasikan. Pak Bupati sudah meresponya,” jelasnya.

Menurut Sofyan, pelayanan hingga malam hari itu lantaran mesin pencetak KTP saat ini baru ada dua unit yang ditempatkan di Disdukcapil Kabupaten Sukabumi. Sementara di UPTD Disdukcapil tidak dibekali mesin pencetak. Kondisi itulah membuat pelayanannya se-Kabupaten Sukabumi berlangsung lama.

“Untuk saat ini, target kami setiap harinya 200 KTP yang dicetak, itu disesuaikan dengan mesin cetak yang ada hanya dua unit,” ungkap Sofyan.

Pria berkumis tebal itu menyebutkan, jika delapan unit mesin pencetak KTP diterima, sebanyak tujuh mesin rencananya bakal ditempatkan di tiap UPTD. Sementara satu unit lagi di Disdukcapil untuk meningkatkan pelayanan. Sehingga, pelayanannya akan lebih efektif dan efisien.

“Kalau nanti sudah ada penambahan mesin, UPTD memiliki kewenangan untuk mencetak KTP elektrik. Rencananya masing-masing UPTD diberikan satu alat cetak KTP dan di Disdukcapil menjadi tiga unit. Ini tentunya demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Salah satu pemohon e-KTP, Ruhiyat (32) asal Kecamatan Pabuaran mengaku pelayanan KTP di Disdukcapil membludak. Ia harus rela antre lantaran pemohon KTP tidak sedikit. Namun, saat menunggu antrean itu, Ruhiyat mengaku tidak ada yang dikeluhkan lantaran ruang tunggunya dilengkapi dengan televisi dan pendingin ruangan.

“Banyak banget kang yang membuatnya, tapi gak masalah karena ada tontonan. Kami sih berharap, pembuatan KTP ini bisa di UPTD supaya jaraknya tidak terlalu jauh,” singkatnya seraya berharap.(cr9/ren/dep)

Feeds