Dishub Lelet, Warga Nekat Ukur Tower

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Warga Kampung Cicadas Desa Bojonglopang Kecamatan Jampang Tengah bakalan nekat melakukan pengukuran tinggi tower milik PT Indosat yang dianggap melanggar. Hal tersebut dilakukan, sebab, jenuh menunggu pelaksanaan pengukuran oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi yang tak kunjung dilaksanakan.

“Kami akan mengukur sendiri bersama seluruh warga Bojonglopang. Kalau terbukti tinggi tower milik PT Indosat sudah melanggar izin mendirikan bangunan (IMB) maka kami akan bongkar,” kata salah seorang tokoh pemuda Bojonglopang, Deden Firmansyah.

Menurut dia, pengukuran tinggi tower tersebut merupakan salah satu cara untuk membuktikan terjadinya pelanggaran atau tidak. Hanya saja hal itu tak akan bisa terbukti, sebab, pengukuran yang seharusnya dilakukan oleh Dinas Perhubungan sampai sekarang belum dilakukan. “Padahal, pengukuran tersebut merupakan hasil dari musyawarah di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) beberapa waktu,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forum Masyarakat Jampang Tengah, Ace Ruswandi mengatakan semua hal telah ditempuh agar pelaksanaan pengukuran tersebut dilakukan. Salah satunya surat permohonan dengan Nomor 10/01/FPJPT/IV/2015 tertanggal 16 April 2015 untuk pengukuran tinggi tower milik PT Indosat telah dikirimkan kepada Dishub.


“Akan tetapi Ia mengaku sejauh ini belum ada kepastian kapan tinggi tower ini akan diukur. Sebab masyarakat sangat menunggu dan bersabar. Kalau masih belum ada kepastian, mau gimana lagi jika keingian masyarakat Bojonglopang yang akan mengkur sendiri tower itu,” terangnya.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah dan dinas terkait untuk segera mengabulkan keinginan masyarakat supaya hal-hal yang tidak dinginkan tidak terjadi.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana mengaku sudah menerima surat permohonan untuk pengukuran tinggi tower milik PT Indosat yang berada di Bojonglopang Jampang Tengah. “Surat permohonan dari masyarakat sudah saya terima dan sudah saya tindak lanjuti,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat sabar. Sebab, untuk pengukuran tak dapat dilakukan dengan tergesa-gesa dan harus menggunakan tenaga ahli di bidangnya. “Biar semuanya berjalan dengan baik, masyarakat diharap bersabar dan mengerti serta tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan demi kebaikan kita bersama.
Secepatnya akan kami ukur, kalau tim yang dipersiapkan untuk mengukur tinggi tower tersebut sudah ada,” imbuhnya. (Cr5/dep)