SMPN 15 Kota Sukabumi Antisipasi Kebocoran Soal UN

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

SUKABUMI – Tak mau kecolongan dan ikut tercoreng akibat kebocoran soal ujian nasional (UN), SMPN 15 Kota Sukabumi sudah melakukan antisipasi jauh-jauh hari. Kepala SMPN 15 Kota Sukabumi, Dudi Jaelani mengatakan, pihaknya sudah mengoordinasikan dengan para petugas agar tidak menginapkan soal di sekolah.

“Soal UN kita ambil langsung ke dinas beberapa jam sebelum pelaksanaan ujian,” ujarnya di sela-sela pelaksanaan doa bersama dan Salat Duha di aula sekolah. Tidak hanya itu, sambung Dudi, agar penyelenggaraan ujian berjalan sukses dan lancar, Ia mengimbau para siswa dan guru pengawas untuk tidak membawa handphone atau gadget lainnya ke dalam kelas.

Jika hal tersebut masih terjadi, pihaknya tidak akan segan-segan menindak secara tegas. “Tentunya ada sanksi yang akan diterima bagi para pelanggar,” tegasnya.

Selain antisipasi kebocoran UN SMPN 15 pun menggelar doa bersama, agar dalam pelaksanaan ujian berjalan lancar. Sehingga capaian target lulus 100 persen bisa tercapai seperti tahun sebelumnya. “Alhamdulillah tahun lalu semuanya lulus,” aku pria murah senyum ini.


Sementara itu, sebanyak 256 pelajar yang akan mengikuti ujian nampak khusyuk dalam pelaksanaan doa bersama. Meski sebelumnya, kegiatan tersebut diagendakan di lapangan terbuka. Namun karena hujan, doa bersama terpaksa dilakukan di dalam ruangan. (why/dep)