Izin Amdal Semen Jawa Disoal

PT Semen Jawa
PT Semen Jawa
PT Semen Jawa

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Izin Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) dan Pertambangan PT Semen Jawa, kini disoal. Selain diduga belum mengantongi izin, aktivitas pertambangan pun dinilai akan merusak lingkungan. Atas dasar itu, warga dua kecamatan yang ada di Kabupaten Sukabumi yakni Nyalindung dan Gunungguruh pun naik pitam, dengan mengadu ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat audiensi.

Informasi yang dihimpun, warga Nyalindung dan Gunungguruh tersebut hingga saat ini menyangsikan dokumen Amdal telah dikantongi pihak PT Semen Jawa. Apalagi hal itu juga diperkuat dari pernyataan tokoh pemuda Nyalindung, Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Bambang Rudiansyah yang mengklaim pihaknya sempat mendatangi Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sukabumi untuk melihat dokumennya, namun menurutnya, BLH tidak bisa menunjukkan dokumen Amdal tersebut.

“Kami sempat datang ke BLH hendak melihat dokumen Amdalnya. Tapi mereka tidak memperlihatkannya. Kami menduga, mereka belum mengantonginya,” ungkap tokoh pemuda Nyalindung, Desa Sukamaju, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Bambang Rudiansyah kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), kemarin (24/4).

Menurutnya, karena BLH Kabupaten Sukabumi tak bisa memperlihatkan dokumen Amdal PT Semen Jawa, warga dari dua kecamatan tersebut pun geram. Mereka langsung melaporkan hasil temuannya itu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, agar pemprov turun tangan.


“Kami langsung lapor ke Pemprov Jabar dan meminta waktu untuk melakukan audiensi. Alhamdulillah pada Kamis (23/4) terlaksana,” akunya.

Dalam pertemuan dengan Pemprov Jabar itu, masih kata Bambang, warga langsung diterima dan audiensi dengan pihak Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD). Dalam pertemuan itu, rombongan menyampaikan keluh kesahnya terkait Amdal dan pertambangan.

“Kami sampaikan semuanya kepada pihak BPLHD terkait dengan persoalan Amdal dan izin pertambangan PT Semen Jawa. Karena kami menyangsikannya,”aku Bambang.

Hasil pertemuan warga dengan Pemprov Jabar dalam hal BPLHD berjanji akan melakukan evaluasi terhadap segala perizinan PT Semen Jawa. Jika ada hal yang belum dilengkapi atau ditempuh, maka pihaknya segera menegurnya.

“Hasilnya BPLHD beserta instansi terkait akan melakukan studi komprehensip terhadap permasalahan Amdal dan Pertambangan,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, Kabid Amdal pada BLH Kabupaten Sukabumi, Denis belum juga memberikan jawabannya saat wartawan koran ini mengonfirmasinya. Entah apa alasannya, namun yang jelas belum memberikan penjelasan.

Menanggapi keluhan warga Nyalindung dan Gunungguruh, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Agus Mulyadi mengaku belum mendapatkan informasinya. Namun, dirinya berjanji segera melakukan pengecekan terkait dua perizinan tersebut.

“Saya belum terima info lengkap, tapi akan segera saya cek. Siapapun perusahaan, harus mengantongi perizinan sesuai dengan regulasi pemerintah yang telah ditetapkan,” singkatnya. (ren/dep)