FPI Cium Ada Oknum Pegawai PN Jual Belikan Hukum

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam Dewan Pimpinan Wilayah Front Pembela Islam (DPW FPI) Kota Sukabumi mencium adanya dugaan oknum pegawai Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi melakukan jual beli hukum kepada para tersangka narkoba. Hal tersebut terkuak setelah ormas yang identik dengan pakaian putih-putih itu melakukan audiensi dengan sejumlah pegawai PN Sukabumi, kemarin (23/4).

Tak hanya itu, FPI juga mendesak PN untuk mendindak tegas para penjual, pemakai, pengedar narkoba dan minuman keras (miras) yang saat ini dinilai masih lemah hukuman bagi mereka.

Ketua DPW FPI Kota Sukabumi, Fathurrahman menjelaskan, berdasarkan hasil temuan di lapangan oleh para pengurusnya ternyata hukuman bagi para pelaku narkoba tidak memberikan efek jera.

“Saya inginkan PN Sukabumi dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya secara profesional dengan menjunjung tinggi supermasi hukum. Kemudian dalam pengambilan keputusan setiap perkara agar tetap objektif berdasarkan hati nurani dan tidak berdasarkan emosi maupun asumsi serta mengacu pada kaidah dan norma hukum yang berlaku di NKRI,” ujar Fathurrahman kepada Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id).

Dirinya juga menginginkan para petugas PN menegakkan hukum dengan tidak pandang bulu menindak siapapun yang terbukti bersalah. Meski dirinya mengapresiasi saat barang bukti (BB) langsung dimusnahkan, namun dalam proses penindakan harus sesuai dengan aturan yang ada. Jangan sampai ada main mata dengan para pelaku. Sesuai dengan KUHP pasal 105 Peraturan Daerah Kota Sukabumi No 1 Tahun 2014 tentang larangan minuman beralkohol (mihol) dan Permendag Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 sebagai pengganti revisi dari Permendag 20 M-DAG/PER/4/2014 semua barang bukti yang dinilai membahayakan nyawa dan kesehatan agar di sita dan dimusnahkan.

“Mereka (para pelaku, red) dinilai tidak jera, terbukti setelah keluar mereka melakukan lagi perbuatan yang sama yakni menjual dan mengedarkan narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Yus Enidar menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya siap untuk mengoreksi dan mengevaluasi apabila memang benar ada kesalahan.

“Kewajiban saya sebagai pengadil yang memberikan hukuman semata-mata untuk memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana. Saya apresiasi Ormas Islam FPI yang sampai saat ini selalu menjadi kontrol sosial dalam membantu menekan penyebaran narkoba,” jelasnya.

Selain itu, dirinya pun sepakat untuk menindak tegas pelaku miras dan narkoba.

“Saya sepakat untuk menindak tegas pelaku miras dan narkoba. Mulainya tindak kekerasan dan kejahatan banyak bermula dari miras dan narkoba,” pungkasnya. (cr7/dep)

Feeds