Saling Lapor Pelayan Kesehatan, Menjadi Babak Baru Drama yang Menegangkan

kepala puskesmas
Kepala Puskesmas Plered, Erna Siti Nurjanah didampingi kuasa hukumnya Evi Saeful Bachri, SH. Saat melaporkan dr.D ke Kejaksaan Negeri Purwakarta.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Ada yang menarik dalam kasus laporan kepala Puskesmas Plered yang di dampingi oleh kuasa hukumnya, karena akhirnya mereka saling lapor antar sesama pelayan kesehatan masyarakat.


Saling lapor ini di awali saat dr.D melaporkan masalah dugaan pemotongan Jasa Pelayanan tenaga kesehatan, sehingga membuat para terlapor sibuk bolak balik memenuhi panggilan pihak kejaksaan.

Setelah berdiam diri dalam waktu waktu cukup lama, akhirnya kepala puskesmas plered bersama kuasa hukumnya menyerang balik melaporkan dr.D atas penerimaan jasa pelayanan dana kapitasi JKN padahal dari tahun 2015 hingga Maret 2017 tidak pernah ngantor ke Puskesmas.

“Ada yang menarik dari kasus saling lapor ini, tinggal nanti siapa yang paling kuat memiliki bukti-bukti,” kata Asep Saepudin, ketua Gerakan Masyarakat Peduli Bangsa (GMPB) saat menanggapi kasus tersebut melalui seluller.


Masih kata Asep, pelaporan yang dilakukan oleh kepala puskesmas menarik untuk dicermati. Bila dibaratkan pertandingan, saat ini posisinya berimbang dalam posisi seri.

“Serangan balik ini cukup membuat ketegangan berbagai pihak, terutama ketika nanti publik bertanya-tanya siapa kepala puskesmasnya waktu itu,” beber Asep.

Hal itu tentu akan menyeret pejabat (kepala puskesmas) yang waktu itu menjabat, karena sederhananya kenapa bisa uang jaspel dana kapitasi JKN keluar untuk seorang dokter yang tidak pernah ngantor.

“Media pasti sudah bisa menebak ada indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) atau tidaknya, bila menarik benang merahnya sampai ke arah itu,” jelas Asep.

Namun dirinya enggan berkomentar lebih jauh saat ditanyakan siapa yang menjabat sebagai kepala puskesmas waktu itu, karena utuk melakukan penyelidikan lebih lanjut itu merupakan kewenangannya Aparat Penegak Hukum (APH).

“Intinya kasus saling lapor ini sangat menarik untuk diikuti, bakal jadi sebuah drama yang menegangkan semua pihak,” tutup Asep, mengakhiri pembicaraan. (Adw/pojokjabar)