Danau Cirata Tidak Baik-baik Saja Dipenuhi Sampah, Seperti Septic Tank

dedi mulyadi
Wakil ketua komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi saat tunjukan sampah yang tutupi permukaan air waduk cirata.

POJOKJABAR.com, BANDUNG – Walaupun dalam suasana libur lebaran Anggota DPR RI Dedi Mulyadi, menghabiskan waktu dengan berkeliling ke sejumlah tempat. Untuk melihat kondisi lingkungan setempat, sasarannya kali ini Waduk Cirata untuk bertemu nelayan dan wisatawan.


Melihat kondisi waduk cirata, Dedi hanya bisa mengelus dada. Karena melihat kondisi bendungan tersebut memprihatinkan dan tidak baik-baik saja, dipenuhi oleh sampah yang mengapung di air disetiap sudut waduk tersebut.

Padahal, bendungan tersebut terbentang di tiga wilayah yaitu, Bandung, Purwakarta dan Cianjur. Namun seolah waduk tersebut tidak terawat dan tertata dengan baik.

“Ini sampah yang sangat luar biasa mengotori Danau Cirata dan airnya sudah sangat keruh sehingga kualitas ikannya pasti di bawah standar. Ini tidak kelihatan danau tapi lebih seperti septic tank,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI tetsebut, yang merasa prihatin.


Menurut Dedi selain dipenuhi sampah kondisi air Waduk Cirata kini semakin keruh karena jumlah keramba ikan yang sangat banyak. Hal itu membuat jumlah pakan yang diberikan kepada ikan bertambah dan mengendap hingga membuat air keruh.

“Air sudah sangat keruh karena banyaknya keramba ikan, kemudian ikan diberi pakan setiap hari, ditambah sampah dari sungai itu tidak terkendali sehingga dampaknya seperti ini,” tambah Dedi.

Kang Dedi mengatakan hal tersebut tidak bisa terus dibiarkan harus dilakukan tindakan yang nyata bersama-sama. Ia tak ingin waduk tersebut terus dieksploitasi menjadi sumber pembangkit listrik, peternakan, kegiatan nelayan dan rekreasi namun dibiarkan tercemar.

“Jangan biarkan tempat ini terus dieksploitasi tapi tidak ada kecintaan untuk merawat dan menjaganya. Semoga ini jadi perhatian bagi pengelola Cirata, masyarakat, pemerintah, semua yang berkepentingan termasuk para peternak, petambak ikan, ini harus diselesaikan jangan terus dibiarkan,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Seperti diketahui saat ini Waduk Cirata memiliki fungsi sebagai pembangkit listrik. Selain itu danau tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuat keramba jaring apung dan tempat wisata keluarga khususnya bagi penghobi mancing. (Adw/pojokjabar)