Tim Gabungan Bakal Sidak Wisata Air Gulampok yang Tak Kantongi Izin

lokasi wisata
Tempat wisata air gulampok yang diterjang banjir bandang sungai Cibingbin, diduga tidak kantongi izin.

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Pasca terjadinya banjir bandang sungai Cibimbin di Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam, yang menjadi sorotan adanya obyek wisata kolam renang (Wisata air gulampok) yang diduga belum kantongi izin.


Menanggapi hal tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Purwakarta melalui bidang pengawasan memastikan akan turun kelapangan.

“Nanti hari Senin kita akan berkoordinasi dulu dengan bidang perizinan, untuk mengetahui lokasi yang dimaksud sudah mengantongi izin atau belumnya,” kata Heri Lukman, Kepala Bidang Pengawasan pada DPMPTSP.

Setelah nanti memastikan bahwa lokasi wisata tersebut tidak kantongi izin, kemudian akan melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait untuk turun ke lapangan.


“Kalau memang terbukti tidak kantongi izin, kita akan sidak dengan melibatkan pihak terkait. Milik saiapaun lokasi wisata tersebut. Kita akan turun dengan tim gabungan antara lain ATR, Bina Marga dan juga Satpol PP,” tambah Heri, menekankan tidak peduli siapapun pemilik wisata tersebut, dirinya tidak gentar. Sambil mengakhiri pembicaraan melalui sambungan seluller.

Seperti diketahui pada hari Rabu (04/05) telah terjadi banjir bandang di Desa Sukajadi Kecamatan Pondoksalam, beberapa rumah warga terancam tergerus oleh derasnya air sungai yang meluap.

Sedikitnya lima rumah warga yang berada di bantaran sungai terancam roboh, karena luapan air banjir bandang dari sungai cibimbin mulai menggerus rumah warga tersebut.

Belasan warga di evakuasi, dari rumah-rumah bantaran sungai tersebut, untuk menghindari adanya korban jiwa dan sewaktu-waktu bila air bertambah besar.

Bahkan salah satu obyek wisata air gulampok yang ditengarai milik anggota DPRD Purwakarta, terendam dan terhempas banjir bandang. Dua kendaraan mobil yang kemungkinan milik anggota dewan, terendam pada saat banjir bandang tersebut. (Adw/pojokjabar)