PKL Bakal Digusur Paksa Bila Masih Berjualan Lewat Tanggal Segini

Kabid Trantib Satuan Polisi Pamong Praja, Teguh Juarsa besama kasi Dalops saat melakukan musyawarah mufakat agar pedagang di jalan Taman Pahlawan agar tidak lagi berjulan di trotoar jalan.

Kabid Trantib Satuan Polisi Pamong Praja, Teguh Juarsa besama kasi Dalops saat melakukan musyawarah mufakat agar pedagang di jalan Taman Pahlawan agar tidak lagi berjulan di trotoar jalan.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Hari ini puluhan pedagang kaki lima (pkl) yang biasa mangkal di trotoar dab bahu jalan mulai diberi warning atau peringatan, agar mereka tidak berjualan lagi diatas trotoar ataupun bahu jalan bila tidak ingin di gusur secara pakasa roda dagangannya.

Puluhan pedagang tersebut di kumpulkan di kantor Kelurahan Nagri Kaler, untuk melakukan musyawarah mupakat agar para pedagang tersebut tidak lagi berjualan di trotoar ataupun bahu jalan.

Demikian hal itu disampaikan Kabid Trantib Satuan Polisi Pamong Praja Purwakarta, Teguh Juarsa saat di konfirmasi via telp seluller atas persiapan penindakan bila masih ada pedagang yang masih tetap membandel jualan.

“Kita mengundang 25 pedagang yang biasa berjualan dari mulai patung egrang sampai perempatan iming (jalan taman pahlawan), yang datang tadi ada 20 orang pedagang,” kata Teguh melalui sambungan seluller.

Semua pedagang tersebut, lanjut teguh, untuk diberikan arahan dan juga diberi tenggat waktu sebelum kita melakukan penertiban terhadap para pedagang yang membandel.

“Sebelum melakukan tindakan tegas, kita berikan mereka waktu batas akhir berjualan. Setelah batas waktu habis, maka kita akan melakukan tindakan tegas menertibkan pedagang yang membandel,” tambah Teguh, menjelaskan hasil rapat dengan para pedagang.

Dalam rapat yang dihadiri para unsur dari Kecamatan Kota dan Satpol PP tersebut, akhirnya disetujui batas waktu bagi para pedagang untuk berjualan di lokasi tersebut.

“Batas waktunya hingga tanggal 02 Februari nanti. Bila nanti setelah lewat tanggal tersebut masih ada yang berjualan, maka kita akan melakukan tindakan tegas dengan menertibkannya secara paksa,” tegas Teguh, mengakhiri pembicaraan. (Adw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds

ilustrasi-miras

MPR RI Blak-blakan Soal Perpes Miras

Jadi, demi melindungi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana perintah konstitusi, dan untuk kemaslahatan terbesar bagi rakyat dan NKRI, juga sesuai dengan …