Komisi IV DPR RI : Ada Beras Impor, Harga Pupuk Mahal Sama dengan “Bunuh” Petani

Para perwakilan pemerintah saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI membahas masalah pangan dan pupuk. (Foto screenshoot tv parlemen)

Para perwakilan pemerintah saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI membahas masalah pangan dan pupuk. (Foto screenshoot tv parlemen)


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Selain masalah banjir disejumlah daerah yang penyebabnya akibat hutan yang gundul, Komisi DPR RI juga menyoroti masalah adanya impor beras dari vietnam yang masuk ke Indonesia dengan harga dipasaran di banderol murah yaitu di kisaran Rp. 9000 rupiah/kilo gram. Kemudian juga masalah langkanya masalah pupuk untuk para petani.

Dedi Mulyadi sebagai wakil ketua komisi IV DPR RI tampak geram dengan adanya impor beras dari vietnam tersebut, karena setau dirinya sejak tahun 2018 pemerintah tidak lagi melakukan impor beras medium untuk kebutuhan pasar masyarakat.

“Kalau harganya 9000/kilo gram dijual secara masif, maka makin jatuh harganya (harga beras dari para petani dalam negeri). Jadi jangan sampai harga beras jatuh,lalu harga pupuk naik, mau dibunuh petani,” kata Dedi Mulyadi, dalam rapat dengar pendapat dengan Dirjen tanaman pangan kementrian pertanian yang ditayangkan secara virtual hari ini.

Dedi menilai dengan adanya impor beras tersebut visa mengganggu harga beras di dalam negeri, bahkan bisa mengancam para petani lokal karena impor beras dari vietnam tersebut cukup besar. Hal itu diketahui saat dirinya mendapatkan telephon, bahwa ada beras masuk dari vietnam ke pasar induk beras cipinang.

“Saya barusan di telephon, hari ini ada beras masuk dari vietnam dibanderol harga 9000/kilo gram, yang impor sarinah. Apakah kementan mengetahui? Apakah balai karantina mengetahui?,” cecar Dedi Mulyadi, dalam rapat dengar pendapat tersebut yang ditujukan kepada Dirjen tanaman pangan, Suwandi. (Adw/pojokjabar)

Daftar untuk Tonton Launching Motor Honda New PCX Klik Disini
Loading...

loading...

Feeds