Ambruk, Anggaran Perbaikan Jembatan Bodem Rp5 Miliar

Kondisi jembatan Bodem yang ambruk beberapa waktu lalu.

Kondisi jembatan Bodem yang ambruk beberapa waktu lalu.


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Jembatan sementara di perbatasan Purwakarta-Subang atau tepatnya di Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, bakal dibangun dengan panjang 39 meter dan lebar 4,5 meter.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta Ryan Oktavia mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar untuk membangun jembatan sementara tersebut yang akan dimulai pada bulan Oktober, ditargetkan bisa tuntas pada Desember 2020.

”Sekarang masih memakai jalan yang dibuat oleh warga, namun itu kan tidak bisa dilalui oleh mobil. Jadi, kami buat jembatan sementara nanti untuk bisa dilalui mobil,” kata Ryan, Rabu (23/9).

Menurutnya, jembatan yang biasa disebut jembatan bodem itu, secara permanen belum bisa dibangun lantaran perlu adanya perencanaan secara matang dan mesti mengecek kelabilan tanah yang akan dibangun jembatan.

”Jangan sampai pengalaman kemarin (ambruk) itu terjadi lagi dan menjadi evaluasi bagi kami. Intinya, jembatan permanen masih dalam perencanaan,” ujarnya.

Pada awal April 2020 lalu, Jembatan Bodem yang berada di perbatasan Desa Karangmukti, Kecamatan Bungursari dan Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Purwakarta ambruk.

Diduga, jembatan yang masih dalam proses pengerjaan perbaikan tersebut terbawa arus air Sungai Ciherang akibat hujan deras yang terjadi di wilayah tersebut. Dalam kejadian itu, terdapat sejumlah warga terkubur material jembatan yang ambruk tersebut.

(gan/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds