Sadis, Brutal tanpa Pandang Bulu Para Gerombolan Pemuda Ini Bacok Korbannya, Satu Korban Diantaranya sampai Meninggal Dunia

Salah satu korban pembacokan kebrutalan para gerombolan pemuda harus terbaring bersimbah darah di rumah sakit. (Foto dok yang diterima redaksi)

Salah satu korban pembacokan kebrutalan para gerombolan pemuda harus terbaring bersimbah darah di rumah sakit. (Foto dok yang diterima redaksi)


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Sadis, brutal dan tidak pandang bulu. Korban berjatuhan bersimbah darah, luka ringan, luka berat bahkan ada korban sampai meninggal dunia.

Sulit digambarkan, bagaimana para pemuda ini yang seharusnya berkreasi dan mengisi kehidupan sehari-hari dengan berbagai kegiatan positif namun malah terjerumus kedunia kriminal yang sadis.

Beberapa tempat kejadian perkara (tkp) diakhir bulan Agustus menjadi saksi bisu, saat senjata tajam mereka merobek dan melukai beberapa orang yang tanpa dosa kemudian mereka mengambil barang berharganya.

Tidak hanya satu tempat, anak-anak muda yang minginjak beranjak dewasa itu rata-rata lahir di tahun 2000 an tersebut melakukan aksi secara bergerombol dengan menggunakan sepeda motor. Pada Sabtu (29/08) dini hari sekitar pukul 02.30 mereka beraksi di parapatan comro.

Setelah berhasil merampas handphone korban di parapatan comro dengan cara membacok korban, mereka kemudian melanjutkan aksinya di depan rumah sakit rama hadi. Ketika melihat sasaran merekapun tanpa ampun membacok korbannya, kemudian mengambil handphone korban.

Tidak hanya sampai disitu, saat berada di perumahan royal campaka rombongan pemuda inipun melakukan hal yang sama. Tanpa bertanya dan tanpa sungkan saat mereka melihat korban tengah memegang hanphone langsung dihampiri, kemudian dibacok secara brutal.

Korban terakhir yang di depan perumahan Royal Campaka, atau tepatnya di Jalan Raya Sadang -Subang Desa Campaka tersebut menghembuskan nafas terakhir akibat luka berat dari senjata tajam yang mengenai tubuhnya.

Korban meninggal tersebut bernama Herman Budiman (28), harus meregang nyawa di tangan para gerombolan pemuda tersebut.

Menurut kasat reskrim polres purwakarta, jajaran kepolisian telah berhasil membengkuk para tersangka. Baik itu para eksekutor, pelaku utama dan para joki sudah ditangkap.

“Jumlah semuanya ada 9 orang tersangka, baik itu eksekutor pelaku utama dan joki. Sudah semua,” singkat AKP. Fitran Roma Jimah S.I.K, saat dihubungi via selluler, Rabu (02/09). (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds