Hari Ini 37 Orang Dinyatakan Positif Corona, Satu Desa di Wanayasa sampai Isolasi

Ilustrasi Corona

Ilustrasi Corona


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA –  Warga masyarakat yang terpapar covid19 semakin memprihatinkan, bahkan satu desa di wilayah kecamatan wanayasa dinyatakan darurat virus corona karena mengalami lonjakan yang signifikan terkait penyebaran virus asal wuhan tersebut.

Terpaksa masyarakat satu desa yang ada di kecamatan wanayasa tersebut di isolasi oleh pemerintah daerah, tujuannya agar virus corona tidak menyebar kemana mana. Sehingga perlu gerak cepat melakukan pencegahan dengan cara di isolasi.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menyampaikan kabar mengejutkan terkait jumlah pasien positif, Jumat (14/8/2020). Anne Ratna menyebut hari ini ada 37 orang terkonfirmasi positif. Data tersebut didapatkan dari Dinas Kesehatan Purwakarta.

“Ini jumlah tertinggi semenjak ada pandemi di Indonesia juga utamanya di Purwakarta. Ini peringatan bagi kita semua,” katanya.

Ambu Anne Ratna pun menegaskan perlu adanya langkah upaya yang cepat agar penyebaran tersebut dapat dihentikan. Dari jumlah 37 orang itu, kata Anne Ratna, terdapat beberapa klaster.

“Ada klaster di kecamatan Wanayasa. Jadi, satu desa itu diisolasi (lockdown). Dan kami salurkan bantuan makanan untuk mereka yang diisolasi,” kata Anne kepada wartawan.

Klaster berikutnya, Anne Ratna menyebut ada di klaster industri di Jatiluhur sebanyak enam orang juga ada klaster tenaga kesehatan puskesmas di Kecamatan Purwakarta dan Pasawahan dengan masing-masing kecamatan enam orang.

“Ada juga klaster perusahaan di Bungursari yang positif lumayan banyak pula,” katanya.

Secara keseluruhan, Anne Ratna mengatakan di Purwakarta telah ada sebanyak 98 orang yang positif. Namun, kini hanya ada 37 orang dan meminta warga untuk tetap perhatikan protokol kesehatan.

“Kami mohon warga ringankan pekerjaan dokter dan perawat kita. Karena mereka bekerja 24 jam. Jangan sampai mereka yang sebagai benteng pertahanan kita juga terkena. Nanti siapa yang akan merawat juga mengobati warga yang sakit?” ujarnya. (Adw/pojokjabar)

Loading...

loading...

Feeds