Berikut 10 Fakta Tewasnya Perampok Diujung Timah Panas Senjata Api

Kejar Pelaku Pencurian, Polisi Tembak Mati Satu Pelaku

Kejar Pelaku Pencurian, Polisi Tembak Mati Satu Pelaku


POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Aksi kawanan perampokan yang beraksi di Purwakarta, kemungkinan sudah sering melakukan kejahatan dengan perencanaan yang sangat matang.

Naas bagi kawanan perampok ini, belum berhasil merampok isi dari toko grosir keburu ketahuan oleh anak dari pemilik toko, pada Kamis dini hari (06/08). Yang kemudian melaporkan ke aparat kepolisian, kejar-kejaranpun terjadi hingga salah satu kawanan perampok mati diujung timah panas anggota kepolisian.

Berikut fakta-fakta yang berhasil dihimpun, atas tewasnya komplotan perampok yang tewas diujung timah panas aparat kepolisian.

1.Ganti nomor mobil untuk kelabui petugas dan masyarakat.

Nomor polisi mobil yang digunakan oleh kawanan perampok dipalsukan, kemungkinan besar agar kendaraan roda empat yang mereka gunakan tidak dicurigai oleh petugas dan masyarakat. Mereka menggunakan nomor polisi T 1143 AG, faktanya mobil tersebut ber nomor B 1170 YKH.

2. Pelaku orang luar purwakarta.

Salah satu pelaku yang tewas terkena timah panas aparat kepolisian.

“Pelaku yang tewas berinisial AH (30) warga Cilincing Jakarta Utara,” kata Fitran, Kasat Reskrim Polres Purwakarta.

3. Pelaku mempelajari peta wilayah, sasaran perampokan yang dituju.

Para pelaku perampokan kemungkinan besar sudah melakukan pemetaan wilayah, termasuk saat mereka ketahuan kemudian kabur melarikan diri.

“Saat dipertigaan Cigangsa kami kehilangan jejak, sehingga terus melakukan penyisiran hingga pagi hari,” kata Fitran.

4. Komplotan perampok berbahaya, karena membawa senjata api.

Keberanian para perampok dalam melakukan aksinya salah satunya mereka membekali diri dengan senjata api, sehingga berani nekat melakukan perampokan di toko grosir yang diketahui anak dari pemilik toko tersebut seorang anggota kepolisian.

“Saat mereka dihadang, dari dalam mobil kawanan Curat mereka mengeluarkan tembakan. Sehingga kami kejar dan akhirnya baku tembak terjadi,” kata Fitran.

Loading...

loading...

Feeds